Scroll to read post

Komdigi Blokir Polymarket: Langkah Tegas Melawan Judi Online Berkedok Prediction Market

Rosmiya Patricea
Komdigi Blokir Polymarket: Langkah Tegas Melawan Judi Online Berkedok Prediction Market
Komdigi Blokir Polymarket: Langkah Tegas Melawan Judi Online Berkedok Prediction Market
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil langkah tegas dengan memblokir akses ke situs Polymarket di Indonesia. Langkah ini dilakukan karena platform tersebut terindikasi memfasilitasi aktivitas perjudian online yang disamarkan sebagai prediction market. Pemerintah bertekad untuk melindungi ruang digital nasional dari praktik-praktik ilegal semacam ini.

Pemutusan akses resmi diumumkan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Menurut laporan, Komdigi tidak hanya menutup situs utama Polymarket tetapi juga sedang menelusuri dan membatasi akun-akun media sosial yang terafiliasi dengan platform tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya menangani gejala tetapi juga akar permasalahan.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa platform berbasis prediction market seperti Polymarket tetap dikategorikan sebagai praktik perjudian. “Meskipun platform ini menggunakan teknologi blockchain dan aset kripto, hal tersebut tidak mengubah esensinya sebagai bentuk perjudian,” ujar Sabar. Kebijakan ini berlaku tanpa memandang teknologi yang digunakan oleh platform tersebut.

Polymarket, yang dikenal sebagai platform prediction market, memungkinkan penggunanya untuk membuat prediksi terhadap berbagai peristiwa dunia nyata. Namun, Komdigi melihat bahwa aktivitas tersebut lebih cenderung ke arah perjudian daripada sekadar prediksi. Hal ini menjadi alasan utama pemerintah untuk mengambil tindakan tegas.

Langkah Komdigi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para ahli keamanan siber dan tokoh masyarakat. Mereka mengapresiasi langkah pemerintah yang cepat dan tegas dalam menangani masalah ini. Namun, beberapa pihak juga meminta pemerintah untuk lebih transparan dalam menjelaskan langkah-langkah yang diambil serta dampak yang diharapkan.

Dengan adanya blokir ini, diharapkan ruang digital Indonesia menjadi lebih aman dan terlindungi dari praktik-praktik ilegal seperti perjudian online. Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menangani masalah serupa.