Scroll to read post

Kerusuhan Cyber: Mantan Karyawan Opexus Hapus Database Pemerintah AS

Kerusuhan Cyber: Mantan Karyawan Opexus Hapus Database Pemerintah AS
Kerusuhan Cyber: Mantan Karyawan Opexus Hapus Database Pemerintah AS
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 21 Mei 2026 | Dalam kejadian yang sangat mengkhawatirkan, dua mantan karyawan perusahaan teknologi Opexus telah melakukan aksi perusakan sistem yang masif pada database penting pemerintah Amerika Serikat (AS). Insiden ini terjadi pada tanggal 18 Februari 2025, beberapa menit setelah mereka diputus hubungan kerja oleh pihak manajemen.

Kedua mantan karyawan tersebut bernama Muneeb dan Sohaib Akhter, yang berusia 34 tahun dan merupakan saudara kembar. Mereka dilaporkan memiliki rekam jejak kriminal penipuan siber pada tahun 2015, namun tetap lolos seleksi kerja di Opexus pada tahun 2023 dan 2024.

Pihak Opexus baru mengetahui masa lalu kelam tersebut kemudian memecat mereka melalui rapat virtual Microsoft Teams yang selesai pada pukul 16.50. Namun, lima menit pascapemecatan, akun Windows dan akses VPN milik Sohaib berhasil diblokir oleh tim IT perusahaan, tetapi akses milik Muneeb terlewat untuk dicabut.

Aksi perusakan sistem oleh Muneeb dan Sohaib Akhter telah menyebabkan kerusakan yang sangat besar pada database pemerintah AS. Insiden ini menunjukkan bahwa keamanan sistem sangat penting dan bahwa aksi perusakan sistem dapat memiliki konsekuensi yang sangat serius.

Pihak pemerintah AS telah melakukan investigasi terhadap insiden ini dan telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kerusuhan cyber seperti ini dapat mengancam keamanan sistem dan data yang sangat penting. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan dan pemerintah perlu meningkatkan keamanan sistem dan melakukan langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa.