bisnis.laksamana.id – 14 Mei 2026 | Hartati Masirun Mukmin, seorang perempuan berusia 56 tahun dari Aceh Tamiang, telah menempuh perjalanan untuk berhaji ke Tanah Suci. Ia bersyukur atas kesempatan ini meskipun rumahnya hancur dan kehilangan semua dokumen penting akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
Hartati mengaku bahwa rumah warisan orang tuanya yang hancur itu masih belum bisa diperbaiki karena kekurangan dana. Namun, ia tetap teguh dalam niatnya untuk berhaji, yang membuatnya merasa bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah.
Ketika ditemui di Makkah, Hartati meneteskan air mata saat menceritakan pengalamannya. Ia mengatakan bahwa ia tidak memiliki uang untuk memperbaiki rumah, tapi karena panggilan Allah, ia bisa melanjutkan perjalanan haji.
Hartati juga mengungkapkan bahwa seluruh dokumen kependudukannya hilang akibat banjir, termasuk dokumen pendaftaran hajinya. Namun, berkat bantuan dari Kemenhaj dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, ia bisa mendapatkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk berangkat haji.
Sebagai seorang perempuan yang ditinggal meninggal suaminya sejak tahun 2014, Hartati membesarkan anak-anaknya seorang diri. Pengorbanan dan dedikasinya untuk anak-anaknya kini dibalas oleh Allah dengan memanggilnya ke Tanah Suci.
Hartati juga menjadi salah satu dari 5.425 jemaah haji dari Provinsi Aceh yang sebagian besar sudah sampai di Tanah Suci. Ia bersiap menunggu puncak haji dan merasa sangat bersyukur atas nikmat yang ia dapat.
Dalam kesimpulan, Hartati Aceh Tamiang merupakan contoh nyata dari kekuatan iman dan kepercayaan yang tak pernah hilang dalam menghadapi cobaan. Meski rumahnya hancur dan kehilangan semua dokumen, ia tetap teguh dalam niatnya untuk berhaji dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah.








