bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Google telah merilis pembaruan keamanan mendesak untuk peramban Chrome setelah menemukan 16 celah keamanan, termasuk dua kerentanan berstatus kritis yang berpotensi memicu eksekusi kode jarak jauh oleh peretas. Pembaruan ini meluncur untuk saluran stabil versi 148.0.7778.178/179 pada sistem operasi Windows serta Mac, dan versi 148.0.7778.178 untuk pengguna Linux.
Kerentanan-kerentanan ini termasuk dua celah paling parah yang berkode CVE-2026-9111 dan CVE-2026-9110. Kerentanan CVE-2026-9111 merupakan masalah Use-After-Free pada WebRTC yang dapat dieksploitasi untuk merusak memori melalui halaman web berbahaya, sedangkan CVE-2026-9110 merupakan cacat implementasi pada lapisan antarmuka pengguna.
Untuk mengunduh pembaruan keamanan, pengguna dapat memeriksa saluran stabil Chrome dan mengikuti instruksi untuk mengupdate peramban mereka. Dengan melakukan pembaruan ini, pengguna dapat meningkatkan keamanan peramban mereka dan mencegah potensi kerentanan.
Google telah menekankan pentingnya keamanan dalam peramban Chrome dan telah bekerja keras untuk mengidentifikasi dan memperbaiki celah keamanan. Dengan pembaruan keamanan ini, pengguna dapat merasa lebih aman dalam menggunakan peramban Chrome.
Dalam kesimpulan, pembaruan keamanan ini merupakan langkah yang penting untuk meningkatkan keamanan peramban Chrome dan mencegah peretas melakukan eksekusi kode jarak jauh.








