bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu malam, 17 Mei 2023, tepatnya pukul 22.15 WIB. Menurut informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di koordinat 7.53 Lintang Selatan dan 106.69 Bujur Timur, berjarak sekitar 62 kilometer tenggara dari Sukabumi.
Kedalaman gempa tersebut tercatat sekitar 25 kilometer. BMKG juga menyampaikan bahwa data yang mereka sampaikan masih bersifat sementara. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG di akun media sosial mereka.
Getaran yang dihasilkan dari gempa ini dirasakan hingga ke beberapa daerah, termasuk Depok, yang terletak cukup jauh dari pusat gempa. Seorang warga Depok, Agaton, mengungkapkan pengalamannya saat merasakan getaran tersebut. Ia berada di lantai dua rumahnya ketika gempa terjadi dan menyatakan, “Kerasa gempa dikit di Depok. Bentar, gak sampai 3 detik kerasa.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun lokasi Depok tidak berada di dekat pusat gempa, dampak getaran tetap dirasakan oleh warga.
Pasca-gempa, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik. Mereka juga mengingatkan agar masyarakat mengikuti informasi resmi dari BMKG mengenai perkembangan lebih lanjut terkait gempa ini. Hal ini penting untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat dan menjaga ketenangan di masyarakat.
Gempa bumi merupakan fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia, yang berada di jalur cincin api Pasifik. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu siap dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa. Edukasi mengenai mitigasi bencana menjadi kunci untuk mengurangi risiko dan dampak dari gempa yang mungkin terjadi di masa depan.
Keberadaan informasi yang cepat dan akurat dari BMKG sangat penting bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Dengan memahami karakteristik gempa dan langkah-langkah evakuasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko yang dihadapi saat terjadi gempa bumi.
Sukabumi sendiri merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap gempa bumi, mengingat posisinya yang strategis dalam segi geologi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko bencana alam dan cara penanganannya.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gempa di masa mendatang. Sementara itu, BMKG akan terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.









