bisnis.laksamana.id – 11 Mei 2026 | Pada malam yang dingin di Neo Química Arena, Corinthians berhasil mengalahkan São Paulo dengan skor 3-2 dalam sebuah laga yang penuh emosi dan dinamika tinggi pada 10 Mei 2026. Pertandingan ini merupakan bagian dari 15ª rodada Campeonato Brasileiro dan menjadi salah satu duel paling dinantikan di musim ini.
Corinthians memasuki laga ini dalam tekanan yang tinggi setelah hasil buruk di beberapa pertandingan sebelumnya, termasuk kekalahan dari Mirassol. Sebaliknya, São Paulo datang dengan lebih percaya diri, berusaha untuk mempertahankan posisi di zona G4 setelah hasil imbang yang mengecewakan melawan Bahia.
Di awal pertandingan, Corinthians tampak lebih agresif, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Keunggulan bagi Timão hadir pada menit ke-16 melalui gol Raniele yang memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Namun, São Paulo berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum berkat gol Luciano yang memanfaatkan kesalahan di lini belakang Corinthians.
Setelah jeda, Corinthians tampil lebih dominan. Hanya enam menit setelah babak kedua dimulai, Matheuzinho mencetak gol indah dengan aksi individu yang memukau, diikuti oleh gol kedua dari Breno Bidon yang menggandakan keunggulan. Meskipun São Paulo berusaha bangkit dan berhasil mencetak gol kedua melalui gol bunuh diri Matheuzinho, mereka tidak cukup waktu untuk mengejar ketertinggalan.
Selama pertandingan, terdapat momen-momen kontroversial terkait keputusan wasit dan ketegangan di antara pemain yang menambah drama di lapangan. Empat kartu kuning dikeluarkan setelah insiden di mana pemain São Paulo merayakan gol di dekat tribun penonton, menyebabkan kericuhan di lapangan.
Dengan hasil ini, Corinthians meraih 18 poin dan peluang untuk keluar dari zona degradasi jika hasil dari pertandingan lain menguntungkan mereka, sementara São Paulo tetap di posisi keempat dengan 24 poin. Kedua tim kini harus fokus pada kompetisi selanjutnya, termasuk Copa do Brasil.
Pertandingan ini membuktikan bahwa dalam sebuah clássico, emosi dan intensitas sering kali mengalahkan statistik, dan keduanya menunjukkan kualitas permainan yang akan menjadi bekal mereka dalam melanjutkan kompetisi musim ini.









