AUGUSTA, Ga. (WRDW/WAGT) – Apple mempromosikan generasi berikutnya dari Siri sebagai langkah besar maju dalam kecerdasan buatan. Ini menjadi inti dari penawaran iPhone yang lebih baru, terutama dengan peluncuran Apple Intelligence.
Sekarang, beberapa fitur tersebut berada di tengah-tengah gugatan hukum yang mengklaim bahwa mereka dijanjikan dan tidak pernah sepenuhnya dipenuhi.
Apa yang menjadi fokus dari gugatan hukum tersebut
Yang menjadi masalah adalah bagaimana Apple Inc. memperlihatkan kemampuan masa depan Siri selama acara pengembang tahun 2024 dan dalam pemasaran yang mengikutinya. Perusahaan menunjukkan versi Siri yang tampak jauh lebih canggih dibandingkan apa yang dimiliki pengguna saat ini. Menurut gugatan hukum, perbedaan ini adalah masalahnya.
Keluhan hukum terutama berfokus pada Siri yang lebih kuat dan personal, termasuk:
1) Kesadaran konteks pribadi
Apple menunjukkan Siri mengambil informasi dari pesan, email, kalender, foto, dan aplikasi untuk menjawab pertanyaan dengan cara yang sangat disesuaikan. Contohnya: bertanya kepada Siri tentang restoran yang dikirim seseorang melalui pesan dan mendapatkan jawaban instan.
2) Kesadaran di layar
Siri juga ditunjukkan memahami apa yang dilihat pengguna di ponselnya dan mengambil tindakan berdasarkan itu—tanpa langkah tambahan atau perintah khusus.
3) Tindakan lintas aplikasi
Apple menyoroti Siri yang menyelesaikan tugas multi-langkah di berbagai aplikasi, seperti mengedit foto dan mengirimkannya ke seseorang dalam satu permintaan.
4) Siri yang lebih santai dan alami
Apple juga menggambarkan asisten suara yang dapat memahami konteks, mengingat permintaan sebelumnya, dan merespons secara lebih alami.
Mengapa ini penting
Fitur-fitur ini ditampilkan sebagai bagian dari Apple Intelligence dan menjadi bagian penting dari cara iPhone terbaru dipasarkan.
Laporan hukum tersebut menyatakan bahwa pelanggan membeli perangkat seperti iPhone 15 Pro dan iPhone 16 dengan harapan kemampuan Siri tersedia—atau akan segera tersedia. Namun, banyak fitur canggih Siri telah ditunda atau tetap terbatas.
Apple telah mengirimkan beberapa fitur Apple Intelligence
Ini tidak berarti Apple tidak menghadirkan apa-apa. Beberapa alat Apple Intelligence telah dirilis, termasuk:
- Alat penulisan
- Pembuatan emoji kustom
- Generasi gambar
- Integrasi dengan sistem AI seperti ChatGPT
Namun, Siri yang ditampilkan dalam demonstrasi belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang dapat dilakukan pengguna saat ini.
Respons Apple
Posisi Apple adalah bahwa Apple Intelligence masih dalam proses penyebaran secara bertahap, dengan lebih banyak fitur yang diharapkan dalam pembaruan berikutnya.
Laporan hukum tersebut berargumen bahwa isu tersebut lebih terkait dengan ekspektasi daripada apakah fitur tersebut benar-benar ada. Mereka mengklaim bahwa Apple memasarkan versi masa depan dari Siri dengan cara yang membuatnya terlihat lebih dekat daripada yang sebenarnya.
Pengambilan utama yang lebih besar dalam perlombaan AI
Kasus ini mungkin berakhir menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar Apple. Dorongan untuk menambahkan kecerdasan buatan ke perangkat sehari-hari telah mendorong perusahaan untuk memperlihatkan apa yang mungkin terjadi sebelum waktunya tiba. Hal ini dapat menciptakan antusiasme—tetapi juga menimbulkan risiko jika pelanggan percaya bahwa fitur-fitur tersebut sudah tersedia.
Bagi konsumen, intinya sederhana: apa yang ditunjukkan di panggung tidak selalu sama dengan apa yang dikirim ke dalam saku Anda—dan celah ini kini sedang diuji di pengadilan.
Informasi lebih lanjut / pembaruan gugatan
Untuk mendaftar untuk pembaruan dan bergabung dengan tuntutan hukum ketika kesempatan tersedia, kunjungi kantor hukum yang menangani penyelesaian tersebut:https://clarksonlawfirm.com/lp/apple-intelligence-pengiklanan-palsu/#fa







