Scroll to read post

Kepala Sekolah Rakyat yang Rela Melepas Karir untuk Membangun Karakter Anak Kurang Mampu

Radi Geary
Kepala Sekolah Rakyat yang Rela Melepas Karir untuk Membangun Karakter Anak Kurang Mampu
Kepala Sekolah Rakyat yang Rela Melepas Karir untuk Membangun Karakter Anak Kurang Mampu
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Mantan calon kepala sekolah di sekolah reguler, Rifki Hakim, telah memilih jalan yang berbeda. Ia memilih untuk menjadi kepala sekolah di Sekolah Rakyat, sebuah sekolah berasrama gratis yang didirikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Rifki telah menjabat sebagai kepala sekolah di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sejak beberapa bulan yang lalu.

Rifki mengungkapkan bahwa ia sempat merasa ragu dan dilema ketika dipanggil untuk menjadi kepala sekolah di Sekolah Rakyat. Ia juga menerima panggilan untuk melengkapi berkas administrasi menjadi calon kepala sekolah di salah satu sekolah reguler di Kalimantan Selatan. Namun, setelah ia mengikuti retret dan penjelasan tentang tujuan dan sasaran dari Sekolah Rakyat, ia makin mantap untuk bergabung di Sekolah Rakyat.

Rifki menjelaskan bahwa ia memilih untuk menjadi kepala sekolah di Sekolah Rakyat karena ia ingin membantu memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Ia ingin membantu anak-anak yang kurang mampu untuk memiliki kesempatan bersekolah secara gratis dan mengentaskan kemiskinan. Rifki juga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada kuantitas atau menambah jumlah Sekolah Rakyat di berbagai daerah, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi.

Rifki telah mengalami perubahan yang cukup signifikan di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru. Anak-anak yang dulunya cenderung acuh, mulai lebih peduli terhadap lingkungan maupun orang-orang di sekitar mereka. Murid-murid juga kini lebih menghormati orang yang lebih tua. Sikap itu ditunjukkan dengan cara menyapa hingga berjabat tangan saat ada orang yang lewat di lingkungan sekolah.

Rifki berharap bahwa Sekolah Rakyat dapat menjadi sebuah terobosan dan ide baru dalam memutus mata rantai kemiskinan. Ia berharap bahwa dengan dedikasi dan keberanian mengambil pilihan berbeda, dapat membuka jalan bagi lahirnya harapan baru.

Sebagai kepala sekolah di Sekolah Rakyat, Rifki telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk membangun karakter anak kurang mampu. Ia telah menunjukkan bahwa memilih jalan yang berbeda dapat menjadi sebuah keputusan yang tepat untuk membantu orang lain.