bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Krisis telah menjadi masalah global yang semakin parah pada tahun 2026. Di Palestina, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan hancurnya layanan kesehatan dan kehidupan manusia di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, sebagai sebuah tragedi mengerikan. Pada tahun 2025 saja, hampir 26.000 kematian baru telah dilaporkan, dan lebih dari 72.000 orang meninggal dunia sejak Oktober 2023, serta 182.000 lainnya terluka.
Di sisi lain, Pasar Minyak Dunia diprediksi akan memasuki "zona merah" pada Juli dan Agustus mendatang. Peringatan tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol. Kondisi kritis ini dipicu oleh menyusutnya stok minyak saat ekspor minyak dari Timur Tengah tersendat akibat krisis Iran yang terus berlanjut.
Di Indonesia, fenomena konsumtif di kalangan Gen Z semakin meningkat. Penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater di Indonesia terus mengalami peningkatan, terutama di kalangan usia muda. Diskon besar-besaran, gratis ongkir, promo tanggal kembar, hingga sistem cicilan instan membuat masyarakat semakin mudah melakukan pembelian impulsif.
Terakhir, peringatan 28 tahun Reformasi diwarnai kritik tajam dari kalangan aktivis dan ekonom. Mereka menilai berbagai agenda utama Reformasi 1998 belum tercapai, bahkan menunjukkan gejala kemunduran demokrasi akibat menguatnya oligarki, korupsi, dan pelemahan institusi pengawasan negara.









