bisnis.laksamana.id – 20 Mei 2026 | Imigrasi Palopo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk membentuk desa binaan sebagai salah satu upaya untuk mengedukasi calon pekerja migran dan mencegah Terjadinya Pekerja Migran Pada Masa Pandemi (TPPO).
Desa binaan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada calon pekerja migran tentang cara-cara yang aman dan etis dalam bekerja di luar negeri. Mereka akan diajarkan tentang cara-cara untuk menghindari risiko kerja, cara-cara untuk menjaga kesehatan dan keamanan, serta cara-cara untuk memahami hukum dan peraturan yang berlaku di negara tujuan.
Imigrasi Palopo juga akan menyediakan bantuan ekonomi dan psikologis kepada calon pekerja migran untuk membantu mereka dalam proses perencanaan dan persiapan untuk bekerja di luar negeri.
Desa binaan ini juga akan menjadi tempat untuk calon pekerja migran untuk berkumpul dan berdiskusi dengan para profesional dan ahli dalam bidang migrasi. Mereka akan dapat memperoleh informasi dan saran yang akurat dan dapat dipercaya tentang cara-cara untuk bekerja di luar negeri.
Dengan adanya desa binaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keselamatan calon pekerja migran dalam bekerja di luar negeri. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan calon pekerja migran untuk bekerja di luar negeri.
Imigrasi Palopo dan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berkomitmen untuk melanjutkan program desa binaan ini dan terus meningkatkan kualitas dan kemampuan calon pekerja migran dalam bekerja di luar negeri.
Desa binaan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk membentuk desa binaan yang sama dan terus meningkatkan kualitas dan kemampuan calon pekerja migran dalam bekerja di luar negeri.









