bisnis.laksamana.id – 17 Mei 2026 | Bulan Mei telah tiba, dan dengan itu, Korea Selatan siap menyambut Hari Lahir Buddha. Festival Lampion Teratai, atau Yeondeunghoe, adalah acara yang sangat ikonik di kota Seoul. Setiap tahun, ribuan orang datang untuk merayakan hari spesial ini dengan membawa lampion berbentuk bunga teratai. Namun, tahun ini ada yang berbeda. Bukan hanya manusia yang ikut serta dalam parade, tetapi juga para robot humanoid berjubah biksu yang siap menemani perayaan ini.
Acara ini telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan dan diadakan setiap musim semi. Para peserta berbaris membawa lampion sambil berdoa dan bersorak-sorak, menciptakan suasana yang sangat meriah dan sakral. Mereka juga membawa lampion dengan bentuk yang berbeda-beda, seperti lampion berbentuk Buddha atau lampion yang dihiasi dengan bunga teratai.
Robot humanoid berjubah biksu juga hadir dalam perayaan ini, menambahkan sentuhan modern pada acara tradisional. Mereka bergerak dengan lincah dan berkesan, membuat para penonton terkesan. Acara ini juga dihadiri oleh para pejabat dan tokoh-tokoh masyarakat, yang datang untuk merayakan hari spesial ini.
Selain itu, festival ini juga diwarnai oleh berbagai kegiatan, seperti pertunjukan musik dan tarian. Para peserta juga dapat menikmati makanan dan minuman khas Korea Selatan, seperti kimchi dan makgeolli. Festival Lampion Teratai ini benar-benar menjadi acara yang sangat spesial dan unik, yang tidak dapat Anda lewatkan.
Acara ini juga dihadiri oleh para turis asing, yang datang untuk menikmati keindahan festival ini. Mereka dapat menikmati suasana yang sangat meriah dan sakral, serta mengeksplorasi kebudayaan Korea Selatan. Festival Lampion Teratai ini benar-benar menjadi acara yang sangat spesial dan unik, yang dapat Anda jadikan sebagai pengalaman yang tidak terlupakan.









