bisnis.laksamana.id – 13 Mei 2026 | Harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan menjelang pertemuan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Minyak Brent turun 0,76 persen, menjadi 106,95 dolar AS per barel, sedangkan harga minyak WTI susut 0,65 persen, menjadi 101,52 dolar AS per barel.
Penurunan harga minyak ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, dan perubahan kebutuhan energi. Pertemuan Trump dan Xi Jinping juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi harga minyak dunia.
Pertemuan Trump dan Xi Jinping dijadwalkan berlangsung pada hari ini, dan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Pertemuan ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi harga minyak dunia, karena kedua negara ini merupakan dua dari yang terbesar dalam produksi dan konsumsi minyak dunia.
Sebelumnya, harga minyak dunia telah mengalami penurunan signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Penurunan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, dan perubahan kebutuhan energi.
Penurunan harga minyak ini juga dapat membawa dampak positif bagi negara-negara pengimpor minyak. Negara-negara pengimpor minyak seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina dapat menghemat biaya pengimporan minyak.
Namun, penurunan harga minyak ini juga dapat membawa dampak negatif bagi negara-negara penghasil minyak. Negara-negara penghasil minyak seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab dapat mengalami penurunan pendapatan karena penurunan harga minyak.
Sebagai kesimpulan, penurunan harga minyak dunia menjelang pertemuan Trump dan Xi Jinping dapat membawa dampak positif bagi harga minyak dunia. Namun, penurunan harga minyak ini juga dapat membawa dampak negatif bagi negara-negara penghasil minyak.









