bisnis.laksamana.id – 07 Juli 2026 | Tim nasional Prancis tengah bersiap menghadapi Maroko dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Boston Stadium, Amerika Serikat. Namun, menjelang laga yang dinantikan ini, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengajukan banding kepada FIFA untuk mencabut kartu kuning yang diterima oleh salah satu pemain andalannya, Michael Oulissi. Langkah ini memiliki arti penting bagi Prancis, mengingat risiko absennya Oulissi di semifinal jika menerima kartu kuning baru melawan Maroko.
Kartu kuning yang menjadi kontroversi ini diterima Oulissi pada menit ke-90 dalam kemenangan tipis Prancis atas Paraguay di babak 16 besar. Insiden tersebut melibatkan kontak fisik dengan pemain Paraguay, Matias Galarza, di mana Oulissi dituduh menarik jersey lawannya. Meski demikian, rekaman video yang disertakan oleh FFF dalam bandingnya menunjukkan bahwa tidak ada pelanggaran langsung ke wajah Galarza. Dengan bukti ini, Prancis berharap keputusan wasit tersebut dapat dianulir.
Kasus ini mencuat beberapa jam setelah FIFA mengambil langkah kontroversial dengan menangguhkan skorsing otomatis bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Balogun sebelumnya menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina, tetapi kemudian diizinkan bermain melawan Belgia. Keputusan FIFA ini mendapatkan penolakan keras dari Federasi Sepak Bola Belgia dan UEFA, yang khawatir bahwa hal tersebut dapat membuka preseden banding terhadap sanksi disiplin selama turnamen.
Di sisi lain, Prancis menghadapi tantangan besar melawan Maroko yang tampil impresif dengan kemenangan 3-0 atas Kanada di babak sebelumnya. Pertemuan ini akan menjadi ulangan dari semifinal Piala Dunia 2022, di mana Prancis berhasil mengalahkan Maroko dengan skor 2-0. Kedua tim telah mempersiapkan strategi terbaik untuk memastikan tempat mereka di semifinal, dan pertandingan ini dipastikan akan berlangsung dengan tensi tinggi.
Selain persiapan teknis dan taktik, atmosfer di sekitar pertandingan ini juga dipengaruhi oleh insiden lain terkait pemain Prancis, Kylian Mbappe. Mbappe menjadi sasaran komentar rasis dari seorang senator Paraguay setelah timnya mengalahkan Paraguay. Insiden ini memicu kemarahan publik Prancis dan menambah motivasi bagi tim untuk tampil maksimal di lapangan.
Sebagai penutup, langkah Prancis untuk mengajukan banding terhadap kartu kuning Oulissi menunjukkan betapa pentingnya setiap detail dalam turnamen sekelas Piala Dunia. Keputusan FIFA akan sangat berpengaruh terhadap strategi yang akan diterapkan oleh pelatih Prancis saat menghadapi Maroko. Semua mata akan tertuju pada Boston Stadium untuk menyaksikan pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh kejutan.







