bisnis.laksamana.id – 06 Juli 2026 | Banyak mahasiswa mengalami fenomena ‘nanti aja’, yaitu menunda tugas dan pekerjaan yang harus diselesaikan. Meski menyadari bahwa kebiasaan ini dapat menimbulkan masalah, tidak sedikit mahasiswa yang tetap mengulanginya. Fenomena menunda tugas atau prokrastinasi bukanlah hal yang baru di dunia pendidikan, namun masih banyak mahasiswa yang mengalami situasi ini.
Salah satu alasan yang sering menyebabkan mahasiswa menunda tugas adalah anggapan bahwa waktu yang tersedia masih cukup panjang. Ketika tenggat waktu masih terasa jauh, muncul perasaan bahwa pekerjaan tersebut dapat diselesaikan di lain waktu. Namun, tanpa disadari, waktu terus berjalan hingga akhirnya tugas harus diselesaikan dalam kondisi yang lebih menekan.
Rasa malas dan kurangnya motivasi juga menjadi faktor yang sering memengaruhi. Tidak semua tugas dianggap menarik oleh mahasiswa. Ketika berhadapan dengan tugas yang sulit atau membosankan, banyak orang cenderung mencari aktivitas lain yang terasa lebih menyenangkan. Media sosial dan hiburan digital menjadi pilihan yang mudah diakses dan sering kali membuat seseorang lupa terhadap kewajiban yang harus diselesaikan.
Tekanan untuk menghasilkan pekerjaan yang sempurna juga dapat menjadi penyebab prokrastinasi. Beberapa mahasiswa merasa khawatir jika hasil tugas mereka tidak sesuai harapan. Akibatnya, mereka terus menunda untuk memulai karena merasa belum siap atau belum memiliki ide yang cukup baik. Padahal, semakin lama tugas ditunda, semakin sedikit waktu yang tersedia untuk mengerjakannya dengan maksimal.
Kebiasaan menunda tugas tentu memiliki berbagai dampak. Selain meningkatkan tingkat stres menjelang tenggat waktu, kualitas pekerjaan yang dihasilkan juga dapat menurun. Tugas yang dikerjakan secara terburu-buru biasanya tidak mendapatkan perhatian dan analisis yang cukup. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengatur waktu dan tanggung jawab.
Mengatasi kebiasaan menunda tugas tidaklah mudah, namun ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Membuat jadwal belajar, membagi tugas besar menjadi beberapa bagian kecil, atau mengurangi gangguan dari media sosial dapat membantu seseorang menjadi lebih disiplin. Yang terpenting adalah memulai, karena bagian tersulit dari sebuah tugas sering kali bukan mengerjakannya, melainkan mengambil langkah pertama.
Fenomena ‘nanti aja’ bukanlah kebiasaan yang dapat dihilangkan dengan mudah, namun dengan manajemen waktu yang lebih baik dan kesadaran untuk segera memulai pekerjaan, mahasiswa dapat mengurangi kecenderungan menunda tugas dan menjalani proses belajar dengan lebih efektif.
Jika Anda adalah salah satu mahasiswa yang sering menunda tugas, jangan ragu untuk mencari bantuan dan mencari cara untuk mengatasi kebiasaan ini. Dengan kesadaran dan komitmen yang kuat, Anda dapat mengalahkan kebiasaan menunda tugas dan mencapai tujuan Anda.









