Scroll to read post

Mengatasi Sibling Rivalry dengan Bijak: Cara Orang Tua Menghadapi Pertengkaran Anak

Mengatasi Sibling Rivalry dengan Bijak: Cara Orang Tua Menghadapi Pertengkaran Anak
Mengatasi Sibling Rivalry dengan Bijak: Cara Orang Tua Menghadapi Pertengkaran Anak
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 01 Juli 2026 | Sibling rivalry, fenomena yang sering dihadapi oleh banyak orang tua, adalah persaingan atau konflik yang terjadi antara saudara kandung. Meski sering membuat orang tua kehabisan tenaga dan kesabaran, pertengkaran antar saudara sebenarnya merupakan bagian dari proses belajar anak mengenal emosi, berbagi, bernegosiasi, dan menyelesaikan konflik. Tujuan orang tua bukanlah menghilangkan pertengkaran sepenuhnya, melainkan mengajarkan anak cara menghadapi perbedaan dengan sehat.

Perselisihan antar saudara biasanya dipicu oleh beberapa hal, seperti perebutan perhatian orang tua, keinginan untuk diakui, dan kondisi fisik yang kurang nyaman. Namun, tanpa disadari, orang tua terkadang memperburuk konflik melalui kalimat yang dapat membuat salah satu anak merasa diperlakukan tidak adil.

Saat anak bertengkar, jangan terburu-buru menentukan siapa yang salah. Dengarkan cerita keduanya terlebih dahulu. Fokus utama bukan mencari siapa penyebabnya, melainkan membantu mereka menyelesaikan masalah. Tenangkan emosi terlebih dahulu, karena anak yang sedang menangis atau marah sulit menerima nasihat. Pisahkan mereka sejenak hingga lebih tenang, baru kemudian ajak berbicara.

Orang tua juga perlu membangun hubungan yang hangat di antara anak-anak. Luangkan waktu khusus dengan masing-masing anak, ajarkan empati sejak dini, dan berikan apresiasi saat mereka bekerja sama. Dengan cara ini, anak-anak akan merasa didengar dan dihargai, sehingga hubungan kakak dan adik dapat tumbuh menjadi persahabatan yang akan mereka bawa hingga dewasa.

Menghadapi sibling rivalry memang tidak mudah, tapi setiap konflik sebenarnya adalah kesempatan untuk mengajarkan anak tentang empati, komunikasi, dan cara menyelesaikan masalah dengan baik. Jangan lupa, anak-anak mungkin tidak akan mengingat siapa yang menang saat berebut mainan, tapi mereka akan mengingat bagaimana orang tuanya mengajarkan bahwa setiap masalah bisa diselesaikan dengan tenang, saling menghargai, dan penuh kasih sayang.