bisnis.laksamana.id – 24 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia tengah meluncurkan rencana strategis untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam berbagai program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.
Rencana strategis ini tertuang dalam draf peraturan presiden untuk periode 2026 hingga 2029. Penerapan AI secara masif diproyeksikan mampu mendongkrak Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Pemerintah Indonesia juga berencana untuk meningkatkan kemampuan digital nasional melalui integrasi AI ke dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.
Integrasi AI ke dalam program MBG juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam distribusi makanan bergizi ke kalangan masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk meningkatkan kemampuan data analisis untuk membantu dalam pengambilan keputusan.
Draf regulasi ini kini sedang menunggu persetujuan resmi dari Presiden Prabowo Subianto. Jika dilaksanakan, rencana ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing digital Indonesia di kancah global.
Di akhirnya, integrasi AI ke dalam program MBG dapat menjadi langkah strategis yang tepat untuk meningkatkan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing digital Indonesia di kancah global.








