bisnis.laksamana.id – 17 Juni 2026 | Pada hari Selasa, 16 Juni, harga emas dunia mengalami kenaikan tipis setelah kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran menjadi berita populer. Pada saat yang sama, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan kunjungan ke China untuk mempromosikan Panda Bond kepada investor di sana.
Harga emas spot naik 0,1 persen menjadi USD 4.311,36 per ons pada pukul 00.49 GMT, setelah melonjak lebih dari 2 persen pada perdagangan Senin dan mencapai level tertinggi sejak 5 Juni. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus justru turun 0,4 persen menjadi USD 4.332,60 per ons.
Pergerakan harga logam mulia terjadi di tengah perkembangan terbaru terkait situasi geopolitik di kawasan Teluk. Penguatan harga emas dunia seiring dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai penandatanganan kesepakatan perdamaian awal antara AS dengan Iran, meski rincian perjanjian tersebut belum diumumkan dan kedua negara masih harus merundingkan gencatan senjata permanen.
Kesepakatan itu disebut akan memperpanjang gencatan senjata yang diumumkan pada April selama 60 hari serta membuka kembali Selat Hormuz. Sentimen positif tersebut mendorong penguatan indeks saham utama dan harga obligasi, sementara harga minyak berjangka turun ke level terendah dalam tiga bulan.
Purbaya dijadwalkan bertolak ke China pada Selasa (16/6) untuk melakukan rangkaian pertemuan dengan investor institusi besar dan otoritas setempat dalam rangka promosi penerbitan Panda Bond. Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas basis investor global sekaligus memperkenalkan instrumen surat utang berdenominasi yuan yang akan diterbitkan di pasar keuangan China.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, mengatakan bahwa agenda utama kunjungan Purbaya adalah memberikan pembaruan (investor update) kepada para investor institusional di China terkait kondisi ekonomi RI dan rencana penerbitan Panda Bond.
Pada kesempatan yang sama, Suminto juga menyatakan bahwa investor update lebih penting mengingat penerbitan Panda Bond yang direncanakan merupakan yang pertama kali dilakukan Indonesia.
Jadi, kunjungan Purbaya ke China merupakan langkah strategis untuk memperluas basis investor global dan memperkenalkan instrumen surat utang berdenominasi yuan yang akan diterbitkan di pasar keuangan China.









