bisnis.laksamana.id – 14 Juni 2026 | Pasar Bunga Rawa Belong di Jakarta Barat telah menjadi ikon industri floris di Indonesia selama beberapa dekade. Di sini, para pelaku usaha bunga telah mengabdikan hidup mereka dalam menciptakan keindahan dan keharuman bunga-bunga yang unik dan menarik. Salah satu contoh yang menonjol adalah Hikmah, seorang floris yang telah berjualan di Pasar Bunga Rawa Belong selama 15 tahun. Ia berasal dari keluarga floris dan telah menekuni bisnis ini sejak kecil.
Hikmah mengaku bahwa bunga bukan hanya komoditas yang diperjualbelikan, tetapi juga sebuah kehidupan. Ia telah mengalami banyak perubahan dalam industri floris selama ini, tetapi ia tetap optimis dan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dan keharuman bunga-bunga yang ia tawarkan.
Selain Hikmah, ada juga Merry, seorang floris yang telah menekuni bisnis ini selama 28 tahun. Ia memiliki kebun sendiri di Cipanas dan Bandung yang memasok berbagai jenis bunga untuk bisnisnya. Merry mengatakan bahwa kualitas adalah fondasi utama bisnisnya dan ia tidak pernah mengecewakan pelanggan dengan bunga-bunga yang tidak tahan atau tidak terawat dengan baik.
Adrian, seorang floris lainnya, juga mengatakan bahwa optimisme adalah kunci untuk bertahan dalam industri floris yang sangat kompetitif ini. Ia telah menekuni bisnis ini selama hampir tiga dekade dan telah melihat banyak perubahan dalam industri ini.
Para floris ini telah berhasil menjaga geliat bisnis bunga tetap mekar meskipun industri floris terus berkembang dan persaingan semakin ketat. Mereka telah menemukan cara untuk menangani tantangan-tantangan ini dan tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas dan keharuman bunga-bunga yang mereka tawarkan.
Bagi mereka, bunga bukan hanya komoditas yang diperjualbelikan, tetapi juga sebuah kehidupan yang harus dipelihara dan dihargai. Mereka telah menjadikan bunga sebagai bagian dari hidup mereka dan telah berhasil menjaga geliat bisnis bunga tetap mekar.
Mereka berharap bahwa kecintaan terhadap bunga tidak berhenti di generasi mereka, melainkan terus mekar dari generasi ke generasi.









