bisnis.laksamana.id – 08 Juni 2026 | Polisi telah memeriksa tiga orang dari pihak perusahaan proyek terkait ledakan saat pekerjaan galian di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Ketiganya dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyelidikan insiden tersebut.
Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen mengatakan, sejauh ini polisi telah memeriksa tiga orang yang berasal dari pihak perusahaan pelaksana proyek.
"Tiga orang, sudah diperiksa," kata Gusprihatin kepada wartawan, Senin (8/6).
Saat ditanya apakah ketiga saksi berasal dari kalangan pekerja lapangan, Gusprihatin menyebut mereka bukan pekerja, melainkan pihak pimpinan proyek dari perusahaan.
"Dari, bukan pekerja. Istilahnya tuh pimpinan merekalah ya," ujarnya.
"Tiga orang udah dimintai keterangan sebagai saksi," tutur dia.
Ledakan terjadi saat pekerjaan galian di kawasan Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6). Peristiwa itu diduga terjadi ketika pekerja melakukan pengeboran jalan untuk pengelolaan air PAM dan mengenai kabel listrik.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan, polisi menerima informasi awal dari layanan darurat 110 sebelum mendatangi lokasi kejadian di putaran BRI, Jalan RS Fatmawati.
"Betul. Kami dapatnya kan dari layanan 110 ya," kata Joko.
"Diduga ledakan itu karena ada galian. Menurut keterangan saksi, galian untuk pengelolaan air bersih mengebor jalan, tiba-tiba terdengar suara ledakan," ujar dia.
Salah satu pekerja proyek, Andre, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat dua pekerja tengah melakukan pembobokan cor beton menggunakan jackhammer (mesin pemecah beton, aspal, atau batuan keras).
"Ini kan galian buat air bersih 4, yang tertusuk PLN pakai jackhammer itu. Karena cor-corannya tebel banget kan kayak begini nih. Dia meleset, langsung kena kabel, yang dua masuk rumah sakit. Yang kerja kan cuma dua orang di situ," kata Andre kepada wartawan, Senin (8/6).
Andre sempat mendengar suara ledakan yang kencang. Ledakan tersebut membuat dua rekan kerjanya sampai terpental.
Sementara itu, H dan R dua pekerja yang menjadi korban sedang menjalani perawatan di RS Fatmawati. Pihak kepolisian tengah mendalami peristiwa ini.







