bisnis.laksamana.id – 06 Juni 2026 | Pasca gempa 3,5 magnitudo yang mengguncang Cianjur, Petugas PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan Kereta Api Siliwangi di Stasiun Ciranjang-Cianjur. Penghentian sementara ini dilakukan sebagai standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan keamanan perjalanan. Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa penghentian sementara perjalanan kereta api dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana perkeretaapian tetap berfungsi normal.
Kereta Api Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi diberhentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur sekitar pukul 20.11 WIB. Setelah seluruh lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api, Kereta Api Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB. Selama proses pemeriksaan, petugas memberikan informasi pada para penumpang terkait perkembangan situasi serta hasil pemeriksaan jalur sebelum perjalanan kereta kembali normal.
Sebelumnya, gempa berkekuatan 3,5 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pusat gempa berada di darat, dengan jarak 11 kilometer barat daya Cianjur. Gempa memiliki kedalaman 7 kilometer dan getaran akibat gempa tersebut terasa di sejumlah wilayah, salah satunya di Sukabumi. Petugas PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara termasuk perkembangan pemeriksaan jalur, selama proses berjalan seluruh penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing.









