bisnis.laksamana.id – 05 Juni 2026 | Motor ini tampak begitu mewah: livery biru gelap dengan hanya sedikit warna cerah. Itulah tunggangan Valentino Rossi untuk tahun ini. Kamis, 19 Januari 2017, di Madrid, Spanyol, Rossi berdiri di panggung dengan didampingi rekan setimnya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales.
Motor baru Movistar Yamaha untuk tahun 2017 diperkenalkan. Motor tersebut dibalut dalam livery berwarna biru gelap, mengilap. Satu-dua corak ditempelkan di badan motor. Warna-warna kontras juga diberikan tempat, termasuk warna lime green milik Movistar.
Wings, seperti dilansir Crash, tak lagi diperkenankan pada musim balapan tahun ini. Tapi, tiap pabrikan berusaha sebaik mungkin untuk menembus batas —meskipun masih dalam koridor aturan main— untuk mendapatkan downforce sebanyak mungkin.
Motor Movistar Yamaha sendiri tidak akan mendapatkan banyak perubahan. Selain mesin yang baru, serta sasis dan suspensi yang berbeda, motor Yamaha tahun ini masih akan tetap menggunakan blueprint yang sama dengan musim lalu.
Rossi dan Vinales akan melakoni debut dengan warna baru motor mereka akhir bulan ini, kala mereka menjalani tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Januari-1 Februari 2017.
Hari ini, MotoGP kehilangan satu kemampuan, yakni menarik minat masyarakat luas. Ducati, tim yang kini diampu Davide Tardozzi, sejatinya tengah berjaya. Mereka mendominasi MotoGP dalam beberapa musim terakhir. Namun, dominasi ini tidak dibarengi dengan naiknya pangsa pasar MotoGP di Italia.
Tardozzi mengungkapkan, seiring absennya Rossi, ada efek yang terasa di MotoGP sekarang. Dahulu, Rossi bisa bikin nenek-nenek menyaksikan MotoGP. Sekarang sudah tidak lagi.
Belum ada sosok yang punya dampak luas untuk MotoGP seperti Valentino Rossi. Memang Pecco Bagnaia sudah dikenal luas di Italia, tetapi efeknya belum sebegitu luas.
Andre Iannone langsung mengajak Valentino Rossi dan Casey Stoner untuk ikut balapan motor gede (moge) usai memenangi lomba di sela-sela MotoGP Italia 2026. Ia yakin itu adalah kejuaraan yang indah.









