Scroll to read post

Tawuran di Jakarta Timur Berkurang Setelah Berdirinya Sasana Tinju

Tawuran di Jakarta Timur Berkurang Setelah Berdirinya Sasana Tinju
Tawuran di Jakarta Timur Berkurang Setelah Berdirinya Sasana Tinju
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 19 Mei 2026 | Daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, dikenal sebagai salah satu wilayah yang sering terjadi kasus tawuran. Namun, setelah berdirinya sasana tinju di kolong jalan layang kawasan tersebut, angka tawuran telah menurun signifikan.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, angka tawuran di Jakarta Timur mencapai 132 kejadian selama tahun 2025. Namun, setelah berdirinya sasana tinju, angka tawuran telah menurun menjadi 55 kejadian pada tahun 2026.

Nabil, seorang pemuda yang tinggal di sekitar sasana tinju, mengatakan bahwa keberadaan sasana tinju telah membantu mengurangi tawuran di daerah tersebut. ‘Buat kegiatan anak muda sih baik. Ngurangin juga [tawuran] kalau di daerah mari ya khususnya. Terasa banget tuh,’ kata Nabil.

Selain itu, sasana tinju juga telah membantu menciptakan rasa sportivitas di kalangan pemuda di daerah tersebut. ‘Alhamdulillah enggak ada clash. Karena kan begini ya, namanya sportivitas itu kan secara enggak langsung membentuk sebuah persaudaraan. Kita latihan bareng-bareng, masa iya kita di luar berantem lagi,’ kata Yance, salah satu pelatih sasana tinju.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga telah meninjau dan meresmikan sasana tinju di kolong jalan layang kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. ‘Kalau mau, ayo one-by-one kita naik ke atas ring,’ kata Pramono Anung saat meresmikan sasana tinju.

Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur, mengatakan bahwa sasana tinju telah membantu mengurangi tawuran di daerah tersebut karena banyak anggota gangster Jakarta Timur bersatu dalam komunitas tersebut. ‘Banyak juga dari mereka itu kan senior-seniornya ada di geng ini, ada di camp ini juga pada latihan di sini. Ya alhamdulillah pada turun [angka tawuran] gitu,’ kata Munjirin.

Sasana tinju ini dibangun pada 12 Januari 2026 dan selesai pada 28 Januari. Kini, komunitas Jakarta Militan Fight-lah yang mengelola sasana dan menggelar latihan rutin.

Keberadaan sasana tinju di Jakarta Timur telah membuktikan bahwa dengan menciptakan ruang bagi anak muda untuk berolahraga dan berkumpul, dapat membantu mengurangi tawuran dan mendorong persaudaraan di kalangan pemuda.