bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Kekayaan Michael Saylor, Ketua Strategy, diperkirakan bisa melampaui Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia jika harga Bitcoin mencapai USD 4,2 juta atau setara dengan Rp 73 miliar per koin. Ramalan ini disampaikan oleh Samson Mow, seorang veteran dalam industri kripto, yang menilai bahwa kepemilikan Bitcoin yang signifikan oleh Saylor menjadi faktor utama dalam prediksi ini.
Dalam penilaian Mow, Saylor memiliki 17.732 BTC yang tercatat dalam pengungkapan publik terakhir. Selain itu, ia juga memiliki saham Strategy sebesar 9,9%, yang dapat diakses melalui dokumen pengajuan kepada SEC. Saat analisis ini dilakukan, Strategy sendiri tercatat memiliki cadangan sebesar 818.869 BTC, yang merupakan bagian dari strategi investasi perusahaan.
Melalui perhitungan yang mendalam, Mow memperkirakan bahwa eksposur tidak langsung Saylor dari kepemilikan sahamnya setara dengan 81.068 BTC. Jika jumlah ini digabungkan dengan kepemilikan pribadinya, total eksposur efektif Saylor dapat mencapai 98.800 BTC. Ini menunjukkan betapa besar dampak harga Bitcoin terhadap kekayaan Saylor dan potensi untuk menggeser Musk dari posisi puncak.
Mow menjelaskan lebih lanjut tentang dampak harga Bitcoin dalam konteks keuangan global. Dengan harga Bitcoin yang diprediksi akan melonjak, tidak mengherankan jika orang-orang yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar seperti Saylor akan mendapat keuntungan yang signifikan. Dia juga menekankan pentingnya memahami pasar kripto dan bagaimana fluktuasi harga dapat mempengaruhi kekayaan individu dan perusahaan.
Dengan semakin populernya Bitcoin dan aset kripto lainnya, banyak investor yang mulai beralih ke mata uang digital sebagai alternatif investasi. Saylor, yang dikenal sebagai salah satu pendukung terbesar Bitcoin, telah melakukan berbagai langkah untuk mengamankan kepemilikan Bitcoin yang besar dan berinvestasi dalam strategi jangka panjang untuk mengembangkan portofolionya.
Pada akhirnya, prediksi Samson Mow ini menggambarkan dinamika menarik antara kekayaan individu di era digital, terutama dalam konteks mata uang kripto. Ketidakpastian dan volatilitas pasar kripto bisa menjadi faktor penentu dalam siapa yang akan menjadi orang terkaya di dunia di masa depan. Apakah Michael Saylor benar-benar akan menggeser Elon Musk? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini.









