Scroll to read post

Saan Mustopa Menghadapi Marah Mahasiswa soal RUU Polri: Apa yang Terjadi?

Saan Mustopa Menghadapi Marah Mahasiswa soal RUU Polri: Apa yang Terjadi?
Saan Mustopa Menghadapi Marah Mahasiswa soal RUU Polri: Apa yang Terjadi?
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 19 Juni 2026 | Hari ini, suasana di Gedung DPR RI menjadi sangat tegang. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa, keluar dari dalam Gedung untuk menemui massa aksi Tritura yang berkumpul di depan Gedung tersebut. Mahasiswa yang berbagai organisasi kemasyarakatan dan politik menuntut pemerintah untuk tidak melanjutkan RUU Polri yang mereka anggap bertentangan dengan hukum dan keadilan.

Saat Saan Mustopa dan Sufmi Dasco Ahmad keluar, mereka langsung disambut dengan teriakan-teriakan mahasiswa yang menuntut mereka untuk mendengarkan suara rakyat. Saan Mustopa yang dikenal sebagai tokoh politik yang berani, tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh teriakan-teriakan itu. Ia terus menyapa mahasiswa dan berusaha untuk mengajak mereka untuk berdiskusi.

Tapi, apakah Saan Mustopa benar-benar mendengarkan suara rakyat? Atau hanya sekedar mencoba untuk menenangkan mahasiswa agar tidak terus menuntut pemerintah? Pertanyaan ini masih belum terjawab.

RUU Polri yang telah menjadi kontroversi selama beberapa waktu terakhir ini telah menciptakan ketegangan antara pemerintah dan mahasiswa. Mahasiswa yang berbagai organisasi kemasyarakatan dan politik menuntut pemerintah untuk tidak melanjutkan RUU Polri yang mereka anggap bertentangan dengan hukum dan keadilan.

Saat Saan Mustopa dan Sufmi Dasco Ahmad keluar, mereka langsung disambut dengan teriakan-teriakan mahasiswa yang menuntut mereka untuk mendengarkan suara rakyat. Saan Mustopa yang dikenal sebagai tokoh politik yang berani, tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh teriakan-teriakan itu. Ia terus menyapa mahasiswa dan berusaha untuk mengajak mereka untuk berdiskusi.

Tapi, apakah Saan Mustopa benar-benar mendengarkan suara rakyat? Atau hanya sekedar mencoba untuk menenangkan mahasiswa agar tidak terus menuntut pemerintah? Pertanyaan ini masih belum terjawab.