bisnis.laksamana.id – 21 Juni 2026 | Lumajang, Jawa Timur – Di era digital seperti sekarang, banyak anak muda yang berpikir bahwa menjadi petani bukanlah pilihan yang menjanjikan. Mereka lebih suka menjalankan bisnis atau bekerja di kota besar untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi. Namun, ada beberapa anak muda yang memilih untuk kembali ke kampung halaman dan menjadi petani. Mereka ini adalah generasi muda yang berbeda dari sebelumnya, yang tidak hanya ingin menghasilkan keuntungan tambahan, tetapi juga ingin mempertahankan warisan budaya dan lingkungan alam yang masih terjaga.
Salah satu contoh adalah seorang petani muda bernama Andi, yang kembali ke kampung halamannya di Lumajang setelah beberapa tahun bekerja di kota. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang pertanian dan memiliki keinginan untuk mempraktikkan ilmunya di lapang. Meskipun ia memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup, ia masih menghadapi banyak tantangan, seperti keterbatasan dana dan sumber daya.
Andi mengakui bahwa menjadi petani bukanlah pekerjaan yang mudah, tetapi ia percaya bahwa itu adalah pekerjaan yang bermakna. Ia ingin mempertahankan warisan budaya dan lingkungan alam yang masih terjaga, serta memberikan sumbangan bagi masyarakat sekitarnya. Ia juga berharap bahwa melalui kegiatan petaniannya, ia dapat menjadi contoh bagi anak muda lainnya yang ingin kembali ke kampung halaman dan menjadi petani.
Jadi, petani muda di Lumajang ini adalah contoh dari generasi muda yang berbeda dari sebelumnya. Mereka tidak hanya ingin menghasilkan keuntungan tambahan, tetapi juga ingin mempertahankan warisan budaya dan lingkungan alam yang masih terjaga. Mereka berharap bahwa melalui kegiatan petaniannya, mereka dapat menjadi contoh bagi anak muda lainnya yang ingin kembali ke kampung halaman dan menjadi petani.









