bisnis.laksamana.id – 23 Juni 2026 | Sebanyak 133 jemaah haji Indonesia masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit yang tersebar di Jeddah, Makkah, dan Madinah. Mereka sedang diawasi oleh tim dokter di Arab Saudi untuk memastikan kesehatan mereka semakin membaik.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Dani, menjelaskan bahwa pihaknya telah memulangkan 171 jemaah dengan skema tanazul. Proses ini dilakukan dengan mengikutsertakan pasien yang telah dinyatakan sembuh ke dalam kelompok terbang (kloter) yang jadwal keberangkatannya lebih awal.
"Jika sudah mendapatkan persetujuan atau di-acc, maka proses kepulangannya akan segera diproses," tambahnya.
Pihak Pusat Kesehatan Haji telah menyiapkan pendampingan medis khusus untuk menjamin keselamatan jemaah selama perjalanan pulang. Selama perjalanan di udara, jemaah tetap akan dipantau kesehatannya. Setibanya di bandara, penanganan akan dilanjutkan oleh dokter bandara hingga jemaah sampai dengan selamat ke daerah asal masing-masing.
Terkait kekhawatiran pihak keluarga di Tanah Air, dr. Dani memastikan komunikasi terus terjalin dengan baik. Pihak penyelenggara haji selalu memberikan informasi terkini mengenai kondisi kesehatan jemaah yang sedang dirawat, sehingga keluarga tidak perlu merasa khawatir berlebihan terhadap proses pemulangan jemaah.
Keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama perjalanan pulang. Pihak Pusat Kesehatan Haji akan terus memantau dan mengawasi kesehatan jemaah hingga mereka sampai dengan selamat di Tanah Air.









