Scroll to read post

Operasi Pencarian Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

Darya abra
Operasi Pencarian Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang
Operasi Pencarian Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 11 Mei 2026 | Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono (25 tahun) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Puntang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/5). Menurut informasi dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, Arief melakukan pendakian bersama dua rekannya sejak Sabtu (9/5).

Pendakian dimulai sekitar pukul 07.45 WIB, dengan tujuan menuju Puncak Mega. Rombongan tersebut tiba di puncak pada pukul 12.00 WIB dan beristirahat selama kurang lebih satu jam sebelum memutuskan untuk turun ke basecamp Gunung Puntang. Namun, dalam perjalanan turun, Arief berjalan lebih cepat dan meninggalkan kedua rekannya.

Ketika rekan-rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, Arief belum juga muncul. Mereka pun melakukan pencarian mandiri bersama ranger basecamp hingga pukul 22.00 WIB, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Mengetahui situasi ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung segera mengkoordinasikan dengan pihak terkait dan memberangkatkan tim rescue ke lokasi pencarian.

Perjalanan tim rescue yang menggunakan Rescue Car ditempuh sejauh sekitar 45,7 kilometer. Tim gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Bandung, Brimob, dan Tim Ranger Pasir Kuda telah dikerahkan untuk melakukan pencarian. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung dan kondisi cuaca di area tersebut dilaporkan berawan.

Pihak ITB juga menanggapi situasi ini dengan serius. Arief diketahui merupakan mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan angkatan 2024. Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Nita Yuanita, menyatakan bahwa pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan fokus utama saat ini adalah mendukung proses pencarian.

Anindrya Nastiti, Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan, bersama staf ITB, telah menemui keluarga Arief untuk memberikan dukungan moral. Nita juga mengajak semua pihak untuk mendoakan agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.

Pihak kepolisian dan tim SAR terus melakukan pencarian dengan harapan dapat menemukan Arief secepat mungkin. Keluarga dan teman-teman Arief sangat berharap agar operasi pencarian ini membuahkan hasil.

Operasi pencarian ini menjadi perhatian publik, mengingat pendakian gunung di Indonesia sering kali diwarnai dengan risiko tersesat. Para pendaki diimbau untuk selalu mempersiapkan diri dan melakukan pendakian dengan aman, serta tidak ragu untuk melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi masalah.