bisnis.laksamana.id – 06 Juni 2026 | Tahun ini, tiga model kecerdasan buatan (AI) kelas atas berhasil meloloskan diri dari seleksi ujian masuk tahun akademik 2026 di University of Tokyo dan Kyoto University, dua perguruan tinggi paling prestisius di Jepang.
Fenomena tersebut terungkap berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh perusahaan AI asal Jepang, LifePrompt, terhadap ChatGPT 5.2 Thinking, Google Gemini 3 Pro Preview, dan Claude Opus 4.5.
Mengapa tiga teknologi komputasi tersebut bisa lolos seleksi ini? Jawabannya terletak pada kemampuan mereka untuk menganalisis dan memahami materi seleksi asli yang digunakan oleh kedua universitas tersebut.
Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa tiga model AI tersebut dapat menganalisis dan memahami materi seleksi dengan sangat baik, sehingga mereka dapat lolos seleksi ujian masuk.
Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan AI telah meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka telah menjadi salah satu faktor penting dalam dunia pendidikan.
Dengan kemampuan AI yang semakin meningkat, kita dapat berharap bahwa pendidikan akan menjadi lebih efektif dan efisien di masa depan.
Apa yang menarik dari hasil pengujian ini? Jawabannya terletak pada kemampuan AI untuk menganalisis dan memahami materi seleksi asli yang digunakan oleh kedua universitas tersebut.
Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa AI dapat menjadi salah satu faktor penting dalam dunia pendidikan, dan mereka dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.









