bisnis.laksamana.id – 12 Mei 2026 | Dalam upaya meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos), Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Direktorat Jenderal E-Sosial (DEN) telah berkolaborasi untuk mempercepat digitalisasi.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data bansos, sehingga dapat memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan mencapai masyarakat yang membutuhkannya.
Salah satu langkah yang diambil adalah dengan pemutakhiran Sistem Digital Transaksi dan Informasi E-Sosial (DTSEN). Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi pengelolaan data bansos secara lebih efektif dan efisien.
Big data juga digunakan untuk menganalisis data bansos dan mendeteksi potensi penyaluran yang tidak tepat. Dengan demikian, Kemensos, BPS, dan DEN dapat mengambil tindakan preventif untuk mencegah kekeliruan dalam penyaluran bansos.
Model pemeringkatan kesejahteraan warga juga diperbarui untuk memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran dan mencapai masyarakat yang membutuhkannya. Dengan demikian, program bansos dapat lebih efektif dalam mencapai tujuannya.
Percepatan digitalisasi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih mudah mengakses informasi tentang bansos dan proses pengelolaannya. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih terlibat dalam proses pengelolaan bansos dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan akurasi penyaluran bansos dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran. Dengan demikian, program bansos dapat lebih efektif dalam mencapai tujuannya.
Kemensos, BPS, dan DEN berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data bansos. Dengan demikian, program bansos dapat lebih efektif dalam mencapai tujuannya dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.
Dengan percepatan digitalisasi ini, Kemensos, BPS, dan DEN dapat lebih mudah mengelola data bansos dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran. Dengan demikian, program bansos dapat lebih efektif dalam mencapai tujuannya.
Percepatan digitalisasi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih mudah mengakses informasi tentang bansos dan proses pengelolaannya. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih terlibat dalam proses pengelolaan bansos dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.
Kemensos, BPS, dan DEN berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data bansos. Dengan demikian, program bansos dapat lebih efektif dalam mencapai tujuannya dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.









