Scroll to read post

Mahasiswa di Surabaya Mengadakan Demo, Tuntutan Utama Pembatalan MBG dan Menolak Militerisme

Raaqiyah Suginah
Mahasiswa di Surabaya Mengadakan Demo, Tuntutan Utama Pembatalan MBG dan Menolak Militerisme
Mahasiswa di Surabaya Mengadakan Demo, Tuntutan Utama Pembatalan MBG dan Menolak Militerisme
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 17 Juni 2026 | Hari ini, Rabu (17/6/2026), Surabaya menjadi saksi demo mahasiswa yang menuntut perubahan. Berbagai kelompok mahasiswa berkumpul di lapangan terbuka untuk mengekspresikan kekecewaan dan kemarahan mereka terhadap pemerintah. Salah satu tuntutan utama dalam demo ini adalah pembatalan MBG (Mobilisasi Besar Gelombang).

MBG merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah angkatan bersenjata. Namun, demo mahasiswa menolak MBG karena mereka menganggap program ini sebagai langkah untuk meningkatkan militerisme di negara ini.

Mereka berpendapat bahwa pemerintah harus lebih fokus pada memecahkan masalah-masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, bukan meningkatkan kekuatan militer. Dengan demikian, mereka menuntut pembatalan MBG dan menolak militerisme.

Demo mahasiswa di Surabaya ini merupakan salah satu contoh dari gerakan massa yang sedang marak di seluruh Indonesia. Mereka berharap bahwa pemerintah akan mendengarkan suara mereka dan membuat perubahan yang diinginkan.

Sementara itu, pemerintah masih menunggu respon dari mahasiswa. Mereka berharap bahwa demo ini dapat digunakan sebagai kesempatan untuk membuka komunikasi dan mencari solusi yang lebih baik bagi masyarakat.

Bagaimana demo mahasiswa di Surabaya ini akan berakhir? Hanya waktu yang akan menentukan. Namun, satu hal yang jelas adalah mahasiswa akan terus berjuang untuk keadilan dan perubahan yang diinginkan.

Hal ini merupakan contoh dari kekuatan gerakan massa yang dapat mengubah sistem politik dan sosial di suatu negara. Dengan keberanian dan kerja sama, mahasiswa dapat mencapai tujuan mereka dan membangun suatu masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.