bisnis.laksamana.id – 22 Juni 2026 | Senin, 22 Juni 2026, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya. Pidato pengunduran dirinya berlangsung di luar 10 Downing Street, London, Inggris. Starmer mengatakan bahwa setiap keputusan yang ia ambil adalah untuk mengutamakan negara yang ia cintai, dan itulah mengapa ia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh.
Starmer memimpin pemerintahan Inggris selama kurang dari dua tahun sejak kemenangan Partai Buruh pada pemilu sebelumnya. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Partai Buruh, atas Partai Konservatif yang selalu memenangkan pemilu selama 14 tahun.
Momen emosional terjadi setelah Starmer menyampaikan pidato pengunduran dirinya. Ia langsung menghampiri dan memeluk erat istrinya, Victoria. Selama menjabat, Starmer berhadapan dengan sejumlah perubahan kebijakan yang drastis hingga ketidakpopuleran publik.
Starmer mengatakan bahwa proses pemilihan pemimpin Partai Buruh yang baru akan dimulai pada bulan Juli dan ia akan tetap menjabat sebagai perdana menteri hingga penggantinya dipilih.
Keputusan Starmer ini menimbulkan reaksi berbeda-beda dari kalangan politik di Inggris. Beberapa orang memuji keberanian Starmer dalam mengambil keputusan yang sulit, sementara yang lain mengecam keputusannya sebagai kegagalan.
Keir Starmer mundur sebagai Perdana Menteri Inggris setelah memimpin pemerintahan selama kurang dari dua tahun. Pidato pengunduran dirinya berlangsung di luar 10 Downing Street, London, Inggris.
Starmer mengatakan bahwa setiap keputusan yang ia ambil adalah untuk mengutamakan negara yang ia cintai, dan itulah mengapa ia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh.
Keputusan Starmer ini menimbulkan reaksi berbeda-beda dari kalangan politik di Inggris. Beberapa orang memuji keberanian Starmer dalam mengambil keputusan yang sulit, sementara yang lain mengecam keputusannya sebagai kegagalan.
Keir Starmer mundur sebagai Perdana Menteri Inggris setelah memimpin pemerintahan selama kurang dari dua tahun. Pidato pengunduran dirinya berlangsung di luar 10 Downing Street, London, Inggris.
Starmer mengatakan bahwa setiap keputusan yang ia ambil adalah untuk mengutamakan negara yang ia cintai, dan itulah mengapa ia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh.









