bisnis.laksamana.id – 19 Mei 2026 | Prediksi lonjakan harga komponen memori di pasar domestik China telah menarik perhatian industri teknologi. Presiden Xiaomi, Lu Weibing, mencurigakan kenaikan harga jual gawai flagship produsen China di atas 10.000 yuan (setara Rp 25,7 juta) pada akhir tahun 2026. Peringatan ini menimbulkan spekulasi bahwa harga produk premium di masa depan akan meningkat secara drastis.
Perlu diingat bahwa harga jual Xiaomi 17 Ultra dengan konfigurasi RAM 12/512 GB saat ini mulai dari 6.999 yuan (sekitar Rp 17,9 juta). Namun, pihak manajemen belum memberikan klarifikasi apakah estimasi harga tersebut menyasar varian memori standar atau kapasitas tertinggi.
Lonjakan harga komponen memori diproyeksikan bakal mendongkrak nilai jual lini ponsel premium di pasar domestik China secara drastis dalam beberapa tahun ke depan. Prediksi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa harga HP flagship di masa depan akan menjadi semakin tidak terjangkau bagi masyarakat.
Prediksi kenaikan harga ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Xiaomi untuk mempertahankan dominasinya di pasar domestik China. Apakah perusahaan ini akan mampu meningkatkan kinerja dan mempertahankan pasar dengan harga yang lebih tinggi, ataukah perusahaan lain akan merebut kesempatan ini?
Perlu diingat bahwa prediksi ini masih merupakan perkiraan dan belum memiliki konfirmasi resmi. Namun, jika kenaikan harga ini terjadi, maka akan memiliki dampak signifikan pada industri teknologi di China dan masyarakat luas.
Selain itu, prediksi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan produsen lain di pasar domestik China untuk mempertahankan pasar dengan harga yang lebih tinggi. Apakah mereka akan mampu meningkatkan kinerja dan mempertahankan pasar, ataukah mereka akan kehilangan pangsa pasar?
Perlu diingat bahwa prediksi ini masih merupakan perkiraan dan belum memiliki konfirmasi resmi. Namun, jika kenaikan harga ini terjadi, maka akan memiliki dampak signifikan pada industri teknologi di China dan masyarakat luas.








