bisnis.laksamana.id – 20 Mei 2026 | Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang seharusnya tidak digunakan pada makanan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah produk pangan yang mengandung formalin, salah satunya produk perikanan.
Penggunaan formalin pada ikan biasanya dilakukan untuk memperpanjang masa simpan agar ikan tidak cepat membusuk. Selain itu, beberapa nelayan memilih menggunakan formalin karena dinilai dapat menekan biaya operasional dan mengurangi kerusakan ikan selama proses distribusi.
Padahal, penggunaan formalin pada produk perikanan dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan. Dalam jangka pendek, seseorang bisa mengalami reaksi alergi, iritasi, hingga gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung formalin. Sementara dalam jangka panjang, konsumsi formalin secara terus-menerus berisiko memicu penyakit berbahaya, termasuk kanker.
Badan Mutu KKP juga mengingatkan pentingnya mengenali ciri-ciri ikan yang diduga mengandung formalin agar terhindar dari risiko kesehatan. Berikut adalah beberapa ciri-ciri ikan yang mengandung formalin:
- Tampilan terlalu segar dan mengilap secara tidak wajar
- Bau amis khas ikan cenderung hilang, bahkan beberapa ikan hampir tidak memiliki aroma
- Tejuk daging terasa lebih keras atau kenyal saat ditekan dan tidak mudah hancur
- Bola mata dan pupil tampak tenggelam serta keruh, bahkan disertai lendir kuning yang tebal
- Warna insang terlihat pucat kusam dan agak keputihan
- Sayatan daging tampak pucat, kusam, dan antarjaringannya longgar
Sebaliknya, ikan segar memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Mata biasanya tampak menonjol dengan pupil hitam cerah mengilap dan selaput mata yang jernih
- Warna insangnya merah cerah
- Daging terlihat segar dengan sedikit warna kemerahan di bagian tulang belakang
- Isi perut ikan masih utuh
- Saat dipegang, ikan terasa lemas dan lunglai dengan permukaan berwarna cemerlang, tekstur elastis saat ditekan, serta memiliki aroma segar khas ikan
Waspadalah! Jangan membeli ikan yang memiliki ciri-ciri di atas. Sebaiknya, Anda memilih ikan segar dengan ciri-ciri yang sesuai dengan yang telah dijelaskan di atas. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh penggunaan formalin pada ikan.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa kualitas ikan sebelum membelinya. Dengan demikian, Anda dapat mendapatkan ikan yang segar dan aman untuk dikonsumsi.









