bisnis.laksamana.id – 28 Mei 2026 | Ilustrasi: Kendaraan melintas di Jalan Ir Soekarno Manado, tampak di depan gumpalan awan tebal menutupi wilayah Kota Manado. ANTARA/Karel A Polakitan Manado
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pada 10 wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) mewaspadai cuaca ekstrem hingga besok.
"Analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan bahwa adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial, gelombang Rossby Eguatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Sulawesi Utara meningkatkan aktivitas konvektif secara signifikan yang didukung oleh suhu muka laut yang hangat," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Dhira Utama di Manado, Kamis.
Terjadi bibit siklon tropis Jangmi yang terpantau berada di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.
Kondisi tersebut, lanjutnya, turut menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulawesi Utara yang menjadi menjadi tempat berkumpulnya uap air sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan yang dominan terjadi malam hari.
Peningkatan curah hujan secara signifikan di beberapa kabupaten/kota.
Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa kabupaten/kota.
Setidaknya, 10 wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Utara diperingatkan akan cuaca ekstrem.
Kabupaten dan kota tersebut adalah Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
Hal tersebut sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung, tebing atau rawan longsor dan banjir.
Mengingat cuaca bersifat dinamis, kata dia, masyarakat diimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado secara lebih rinci dan detail melalui Website https://cuaca.bmkg.go.id/ serta kanal informasi yang terverifikasi.









