bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Tiongkok terus maju dalam pengembangan teknologi internet satelit untuk mengejar ketertinggalan dari perusahaan Amerika Serikat seperti Starlink milik SpaceX. Salah satu perusahaan antariksa swasta asal China, Galaxy Space, telah mengembangkan inovasi antena satelit unik yang menyerupai payung lipat. Perangkat penangkap sinyal ini dirancang agar dapat dilipat dengan rapat ketika berada di dalam roket peluncur, sehingga membuatnya lebih fleksibel dan mudah digunakan. Ketika satelit mencapai orbit Bumi, komponen ini akan mengembang secara otomatis, menghasilkan antena yang kuat dan stabil.
Mekanisme kerja yang menyerupai payung membuat inovasi ini disebut sebagai "space umbrella" atau payung luar angkasa. Pihak pengembang mengklaim bahwa perangkat ini menjadi antena deployable umbrella performa tinggi pertama di Tiongkok yang diproduksi oleh sektor swasta. Dengan teknologi ini, Galaxy Space berharap dapat meningkatkan kinerja internet satelit dan membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Galaxy Space telah mengumumkan bahwa antena payung lipat ini telah berhasil melakukan tes sukses dan siap digunakan dalam proyek-proyek internet satelit di masa depan. Perusahaan ini berencana untuk meluncurkan satelit pertamanya dalam beberapa tahun ke depan, yang akan menggunakan antena payung lipat ini sebagai salah satu komponen utamanya.
Dengan kemajuan teknologi ini, Tiongkok semakin dekat untuk mencapai tujuan menjadi salah satu pemimpin dalam pengembangan internet satelit. Perusahaan-perusahaan seperti Galaxy Space akan terus berinovasi dan meningkatkan kinerja internet satelit, sehingga membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat.








