bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Google telah mengambil langkah signifikan dalam memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan di ekosistem Alphabet Inc. dengan mengintegrasikan model AI Gemini ke seluruh browser Chrome di Amerika Serikat. Langkah ini diambil pada Kamis, 21 Mei 2026, hanya dua minggu setelah Google lolos dari tuntutan hukum antitrust yang sempat mengancam pemecahan bisnis perusahaan.
Integrasi teknologi ini bertujuan untuk memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan di Chrome, sehingga pengguna dapat menjawab permintaan penjelasan halaman web, merangkum konten dari banyak tab, dan memunculkan kembali situs yang telah ditutup.
Google juga menghubungkan Gemini di Chrome dengan ekosistem aplikasi lain seperti Google Kalender, YouTube, dan Peta. Kebijakan ini berjalan setelah keputusan hakim federal tahun lalu yang menyatakan Google memonopoli pencarian online tidak berujung pada penjualan paksa unit bisnis Chrome.
Dengan integrasi AI Gemini, Google berharap dapat meningkatkan kemampuan Chrome dalam menjawab permintaan pengguna dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Integrasi ini juga diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta meningkatkan kemampuan analisis data.
Google telah mengumumkan bahwa integrasi AI Gemini akan tersedia untuk pengguna Chrome di Amerika Serikat pada awal tahun depan.







