bisnis.laksamana.id – 21 Mei 2026 | Kekuasaan seringkali dianggap sebagai konsep yang terkait dengan politik dan ekonomi. Namun, dalam infrastruktur digital, kekuasaan menampakkan dirinya dalam bentuk yang lebih kompleks.
Pada permukaan, infrastruktur digital tampak seperti sistem teknis yang efisien dan efektif. Perangkat, penyedia layanan, jangkauan sinyal, dan kecepatan jaringan semuanya bekerja sama untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal.
Tapi, pada lapisan yang lebih dalam, kekuasaan bermain peran yang lebih signifikan. Distribusi kendali, struktur dependensi, dan keputusan-keputusan yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu memiliki dampak yang besar terhadap infrastruktur digital.
Contohnya, dalam pengembangan jaringan 5G, perusahaan-perusahaan teknologi seperti Huawei dan Ericsson memainkan peran yang sangat signifikan. Mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi desain jaringan, memilih teknologi yang digunakan, dan bahkan memutuskan siapa yang akan menjadi penyedia layanan.
Hal ini menunjukkan bahwa kekuasaan dalam infrastruktur digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang siapa yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan mengendalikan proses tersebut.
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa kekuasaan dalam infrastruktur digital seringkali terkait dengan kekuasaan ekonomi. Perusahaan-perusahaan yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan infrastruktur digital memiliki keuntungan yang lebih besar dalam pasar.
Hal ini dapat dilihat pada contoh perusahaan seperti Google dan Amazon, yang memiliki kekuasaan yang sangat besar dalam pengembangan infrastruktur digital. Mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi desain jaringan, memilih teknologi yang digunakan, dan bahkan memutuskan siapa yang akan menjadi penyedia layanan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kekuasaan dalam infrastruktur digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang siapa yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan mengendalikan proses tersebut.
Kekuasaan dalam infrastruktur digital memiliki implikasi yang luas bagi masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan kesadaran akan pentingnya keamanan dalam infrastruktur digital. Hal ini disebabkan oleh serangkaian kejadian yang membahayakan keamanan infrastruktur digital, seperti serangan ransomware dan kebocoran data.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kekuasaan dalam infrastruktur digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang siapa yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan mengendalikan proses tersebut.
Saat ini, kekuasaan dalam infrastruktur digital semakin kompleks dan dinamis. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, infrastruktur digital semakin terhubung dan terintegrasi. Hal ini memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan mengendalikan proses tersebut.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kekuasaan dalam infrastruktur digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang siapa yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan mengendalikan proses tersebut.








