bisnis.laksamana.id – 16 Mei 2026 | Selat Hormuz, yang terletak di antara Arab Saudi dan Iran, dikenal sebagai salah satu urat nadi distribusi minyak dunia. Namun, di balik lalu lintas tanker minyak, terdapat potensi ekonomi dan kekuatan geopolitik baru yang menanti di wilayah ini.
Sebuah kantor berita lokal, Tasnim, mencatat bahwa ada setidaknya tujuh kabel internet bawah laut internasional yang melintasi Selat Hormuz. Kabel-kabel ini menjadi jalur penting koneksi data antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa, termasuk untuk menopang layanan cloud dan internet global.
Keberadaan kabel bawah laut di Selat Hormuz tidak hanya memiliki implikasi ekonomi, tetapi juga geopolitik. Wilayah ini menjadi salah satu titik sentral kekuatan strategis di Timur Tengah, dan kontrol atas kabel-kabel ini dapat memberikan keuntungan signifikan bagi negara yang memilikinya.
Jadi, bagaimana Iran dapat meningkatkan pendapatan negara dari kabel bawah laut di Selat Hormuz? Dengan memanfaatkan teknologi digital dan mengembangkan infrastruktur yang lebih baik, Iran dapat meningkatkan ketersediaan bandwidth dan meningkatkan kinerja kabel-kabel tersebut.
Dengan demikian, Iran dapat meningkatkan pendapatan negara dari kabel bawah laut di Selat Hormuz dan meningkatkan kekuatan geopolitiknya di wilayah tersebut.








