Scroll to read post

Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran, 9 Kapolda Baru Siap Pimpin Wilayahnya

akbar Laksamana
Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran, 9 Kapolda Baru Siap Pimpin Wilayahnya
Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran, 9 Kapolda Baru Siap Pimpin Wilayahnya
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 10 Mei 2026 | JAKARTA – Dalam langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melakukan mutasi dan rotasi terhadap sembilan Kapolda di Indonesia. Perubahan ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia nomor ST/960/KEP.2026 yang diterbitkan pada 7 Mei 2026, dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja serta profesionalisme kepolisian dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Salah satu mutasi yang paling mencolok adalah penunjukan Brigjen Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara. Himawan yang sebelumnya menjabat sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri, menggantikan Didik Agung Widjanarko yang dimutasi menjadi Pati Polda Sultra. Dengan jabatan barunya, Himawan juga mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol.

Selain Himawan, Kapolri juga melantik Brigjen Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara. Arif menggantikan Irjen Pol Waris Angono yang telah memasuki masa purna bakti. Penunjukan ini menunjukkan kepercayaan Kapolri terhadap kemampuan Arif, yang sebelumnya memegang posisi penting di Brimob.

Untuk memberi gambaran lebih luas mengenai perubahan ini, berikut adalah daftar beberapa Kapolda baru yang dilantik:

  • Kapolda Sulawesi Tenggara: Brigjen Himawan Bayu Aji menggantikan Didik Agung Widjanarko.
  • Kapolda Maluku Utara: Brigjen Arif Budiman menggantikan Irjen Pol Waris Angono.
  • Kapolda Kalimantan Barat: Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Utama PPATK.
  • Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengisi posisi yang ditinggalkan Gatot Tri Suryanta.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan ini adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. “Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujarnya.

Melalui rotasi ini, Kapolri diharapkan dapat memperkuat pengendalian dan pengawasan di setiap daerah, mengingat tantangan yang dihadapi oleh polisi di tingkat regional sangat berbeda. Dengan penempatan para perwira tinggi yang berpengalaman, diharapkan akan ada peningkatan dalam hal penanganan masalah keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mutasi ini juga mencakup 881 personel lainnya yang mendapatkan promosi jabatan, menunjukkan komitmen Polri dalam menyiapkan generasi pemimpin yang handal dan profesional. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan Kapolda baru dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan baik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Keberhasilan setiap Kapolda dalam menjalankan tugas barunya akan sangat ditentukan oleh kemampuan mereka untuk menghadapi tantangan di wilayah masing-masing, serta dalam membangun sinergi dengan instansi lain. Komitmen dan dedikasi mereka akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keamanan di seluruh nusantara.