Scroll to read post

Pelajaran Parenting yang Bisa Dipetik dari Film Toy Story 5

Pelajaran Parenting yang Bisa Dipetik dari Film Toy Story 5
Pelajaran Parenting yang Bisa Dipetik dari Film Toy Story 5
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 01 Juli 2026 | Film animasi terbaru, Toy Story 5, telah dirilis dan menarik perhatian orang tua dengan pesannya yang relevan dengan tantangan masa kini. Dalam film ini, Bonnie mulai lebih tertarik dengan Lilypad, perangkat digital yang membuat mainan kesayangannya tidak lagi menjadi pusat perhatian. Namun, film ini tidak mengajak orang tua menjauhkan anak dari teknologi, melainkan mengingatkan bahwa perkembangan digital adalah hal yang tidak bisa dihindari, tetapi tetap perlu didampingi.

Di tengah konflik tentang gadget, film ini tetap mempertahankan nilai persahabatan yang selama ini menjadi kekuatan seri Toy Story. Woody, Buzz, Jessie, dan para mainan lainnya tetap saling mendukung meski menghadapi perubahan. Mereka tidak saling meninggalkan dan terus berusaha melakukan yang terbaik untuk Bonnie.

Dari cerita tersebut, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik orang tua bersama anak, di antaranya:

  • Technologi bukan musuh, tetapi penggunaannya pada anak perlu didampingi oleh orang tua. Anak boleh mengenal gadget, namun penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan usia dan berada dalam pengawasan orang tua.
  • Permainan fisik tetap penting. Bermain langsung membantu anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, berimajinasi, hingga mengelola emosi.
  • Ajarkan arti teman yang baik. Lewat hubungan para mainan, anak bisa belajar tentang kesetiaan, empati, dan saling membantu ketika menghadapi masalah.

Menariknya, di akhir cerita Bonnie juga menemukan teman baru, Gladz. Kehadiran karakter tersebut menjadi penutup yang hangat sekaligus menunjukkan bahwa keberanian membuka diri bisa menghadirkan persahabatan yang positif.

Pada akhirnya, Toy Story 5 bukan hanya menyuguhkan nostalgia bagi orang dewasa yang tumbuh bersama Woody dan Buzz. Film ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, anak tetap membutuhkan ruang untuk bermain, membangun pertemanan, dan menikmati masa kecilnya.

Sebagai orang tua, kita bisa mengambil pelajaran dari film ini untuk meningkatkan kualitas parenting yang lebih baik. Dengan demikian, anak-anak kita bisa tumbuh menjadi individu yang sehat, bahagia, dan sukses dalam hidup.