bisnis.laksamana.id – 27 Juni 2026 | Pusat Elektronika dan Mikroteknologi Nasional Swiss (CSEM) di Neuchâtel telah mengembangkan inovasi solar photovoltaic (PV) ultra ringan dan transparan yang dapat diintegrasikan ke berbagai produk industri. Pengembangan teknologi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan efisiensi energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil. CSEM berharap bahwa teknologi ini dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi energi terbarukan di seluruh dunia.
Pengembangan teknologi ini juga didukung oleh tren lonjakan investasi energi surya global. Menurut badan energi internasional (IEA), investasi energi surya global diperkirakan mencapai 365 miliar dollar AS pada tahun 2026. Dengan demikian, CSEM berharap bahwa teknologi ini dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi energi terbarukan di seluruh dunia.
Delegasi jurnalis yang berkunjung ke laboratorium CSEM tersebut juga menyaksikan langsung pengembangan teknologi ini. Mereka dapat melihat bagaimana panel surya ini dapat diintegrasikan ke berbagai produk industri. Delegasi jurnalis juga dapat berinteraksi dengan tim CSEM yang bekerja keras untuk mengembangkan teknologi ini.
Pengembangan teknologi ini juga memiliki dampak positif pada lingkungan. Dengan meningkatkan efisiensi energi terbarukan, teknologi ini dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Dengan demikian, teknologi ini dapat membantu melindungi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup manusia.
Secara keseluruhan, pengembangan teknologi solar PV ultra ringan dan transparan oleh CSEM dapat dianggap sebagai langkah besar dalam meningkatkan efisiensi energi terbarukan. Dengan demikian, teknologi ini dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi energi terbarukan di seluruh dunia dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.







