bisnis.laksamana.id – 20 Juni 2026 | Krisis pasokan RAM dan media penyimpanan yang terus berlanjut telah memicu potensi kenaikan harga pada jajaran produk Apple mendatang. Salah satu perangkat yang diprediksi terdampak oleh lonjakan biaya produksi tersebut adalah iPhone 18 Pro. Lini ini dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun ini.
Prediksi ini didasarkan pada pernyataan CEO Apple Tim Cook dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal. Meski demikian, pihak manajemen belum merinci jenis produk spesifik maupun waktu pemberlakuan penyesuaian tarif tersebut secara mendetail.
Kenaikan harga ini dapat dipengaruhi oleh krisis pasokan RAM dan media penyimpanan yang terus berlanjut. Krisis ini telah memicu lonjakan biaya produksi pada perusahaan-perusahaan teknologi, termasuk Apple. Oleh karena itu, penggunaan perangkat premium seperti iPhone 18 Pro akan semakin mahal.
Perlu diingat bahwa prediksi harga ini masih bersifat teori dan belum pasti. Namun, kenaikan harga ini dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli perangkat premium seperti iPhone 18 Pro.
Dengan demikian, penggunaan perangkat premium seperti iPhone 18 Pro akan semakin mahal dan hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang yang memiliki kemampuan keuangan yang cukup.









