bisnis.laksamana.id – 16 Juni 2026 | Kondisi internal Meta Platforms Inc. tengah mengalami penurunan moral yang signifikan akibat rangkaian pemutusan hubungan kerja yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Karyawan yang masih bertahan dan dipindahkan ke divisi kecerdasan buatan bahkan menyamakan tempat kerja baru mereka dengan gulag atau kamp kerja paksa.
Gejolak ini mencuat setelah insiden pembajakan presentasi siaran langsung internal yang diperuntukkan bagi pegawai pada pekan ini. Menurut beberapa sumber, kebijakan perusahaan yang keras telah menyebabkan stres dan kelelahan pada karyawan.
Banyak karyawan yang merasa tidak dihargai dan tidak diperlakukan dengan adil. Mereka merasa bahwa perusahaan lebih peduli pada keuntungan daripada pada kesejahteraan karyawan.
Insiden pembajakan presentasi siaran langsung internal telah meningkatkan kekhawatiran karyawan tentang keamanan dan privasi. Mereka khawatir bahwa perusahaan dapat menggunakan informasi pribadi mereka untuk kepentingan perusahaan.
Karyawan Meta telah meminta perusahaan untuk memperbaiki kondisi kerja dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada karyawan. Mereka juga meminta perusahaan untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi dengan karyawan.
Perusahaan telah mengeluarkan pernyataan yang menjanjikan untuk memperbaiki kondisi kerja dan meningkatkan perlindungan karyawan. Namun, karyawan tetap khawatir bahwa perusahaan tidak akan melakukan apa-apa untuk memperbaiki kondisi kerja.
Karyawan Meta telah meminta bantuan dari pihak luar untuk membantu memperbaiki kondisi kerja. Mereka telah menghubungi organisasi buruh dan organisasi hak asasi manusia untuk membantu mereka memperjuangkan hak-hak karyawan.
Kondisi kerja di Meta Platforms Inc. masih menjadi perhatian utama. Karyawan tetap khawatir bahwa perusahaan tidak akan melakukan apa-apa untuk memperbaiki kondisi kerja. Insiden pembajakan presentasi siaran langsung internal telah meningkatkan kekhawatiran karyawan tentang keamanan dan privasi.









