Scroll to read post

TikTok Dominasi Media Sosial di Indonesia: Laporan APJII 2026

Radi Geary
TikTok Dominasi Media Sosial di Indonesia: Laporan APJII 2026
TikTok Dominasi Media Sosial di Indonesia: Laporan APJII 2026
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 14 Juni 2026 | Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) telah merilis laporan survei penetrasi internet dan perilaku penggunaan internet di Indonesia tahun 2026. Hasil survei ini menunjukkan bahwa TikTok telah menjadi platform media sosial yang paling sering diakses oleh warganet di Indonesia. Laporan ini juga menunjukkan bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia telah melonjak hingga 81,72 persen pada tahun 2026, dengan total 235,26 juta jiwa penduduk yang telah terkoneksi dari keseluruhan populasi sebanyak 287,89 juta jiwa.

Riset berskala nasional ini diselenggarakan oleh APJII sepanjang periode 1 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden secara proporsional di 38 provinsi. Data agregat menunjukkan bahwa TikTok memimpin pasar domestik dengan porsi penetrasi sebesar 31,8 persen, diikuti oleh Facebook dengan 29,4 persen, dan Instagram dengan 27,7 persen.

Menariknya, aplikasi global lain seperti WhatsApp hanya mencatat angka 1,7 persen, sedangkan YouTube hanya 1,6 persen. Aplikasi lain seperti X dan Threads juga mencatat angka yang relatif rendah, yaitu 1,5 persen dan 1,0 persen masing-masing. Sementara itu, kategori media sosial lainnya mengantongi 5,5 persen.

Peneliti APJII mengatakan bahwa hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia telah semakin terbiasa dengan teknologi dan media sosial. Mereka juga menambahkan bahwa TikTok telah menjadi platform yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Hasil survei ini juga menunjukkan bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia telah melonjak hingga 81,72 persen pada tahun 2026. Ini berarti bahwa hampir semua penduduk Indonesia telah terkoneksi dengan internet. Menurut peneliti APJII, ini merupakan hasil dari upaya pemerintah dan operator telekomunikasi untuk meningkatkan akses internet di Indonesia.

Secara keseluruhan, hasil survei APJII tahun 2026 menunjukkan bahwa Indonesia telah menjadi negara yang sangat terhubung dengan teknologi dan media sosial. TikTok telah menjadi platform yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, dan tingkat penetrasi internet di Indonesia telah melonjak hingga 81,72 persen pada tahun 2026.

Maka dari itu, kita dapat menyimpulkan bahwa Indonesia telah menjadi negara yang sangat terhubung dengan teknologi dan media sosial. Kita harus terus meningkatkan akses internet dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menggunakan teknologi dengan efektif.