bisnis.laksamana.id – 12 Juni 2026 | Iran mengumumkan penundaan pemakaman kenegaraan untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Wali Kota Teheran Alireza Zakani mengungkapkan bahwa pemakaman tersebut akan ditunda hingga akhir Juni atau awal Juli, setelah 10 hari pertama Muharram.
Pemakaman yang awalnya direncanakan pada 4 Maret kemudian ditunda karena perang dan alasan keamanan. Sebuah panitia khusus telah dibentuk untuk mengatur prosesi pemakaman, dan berbagai lembaga saat ini sedang menyusun rencana serta melakukan persiapan.
Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari setelah kematiannya dikonfirmasi. Putranya sekaligus penerusnya, Mojtaba Khamenei, dilaporkan terluka dalam serangan yang sama dan belum pernah tampil di publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran.
Pemakaman Khamenei dijadwalkan berlangsung pada 10 hari kedua Muharram, antara 26 Juni dan 5 Juli. Pejabat Teheran sebelumnya mengatakan mereka memperkirakan 20 juta orang akan hadir.
Khamenei merupakan pemimpin tertinggi kedua Iran setelah Revolusi Islam 1979 dan memimpin Republik Islam selama lebih dari 30 tahun.
Sementara itu, upacara peringatan 40 hari sejak kematiannya telah dilaksanakan di Teheran, Iran, dengan spanduk yang menampilkan gambar mendiang Khamenei.
Iran telah mengatakan bahwa mereka ingin memastikan pemakaman dapat digelar dengan partisipasi masyarakat yang luas.
Pemakaman Khamenei akan menjadi salah satu acara terbesar di Iran dalam beberapa tahun terakhir, dan diperkirakan akan menarik perhatian internasional.
Dengan penundaan ini, Iran dapat memberikan kesempatan bagi umat beriman menyelesaikan masa berkabung tahunan mereka atas Imam Hussein, pemimpin Syiah awal yang dihormati yang terbunuh dalam pertemporan Karbala pada tahun 680 M.
Pemakaman Khamenei akan menjadi momentum penting bagi Iran, dan diperkirakan akan menarik perhatian internasional.









