Scroll to read post

Ekspor Elektronik Malaysia Melonjak, Diperkirakan Tembus USD 197 Miliar

Ekspor Elektronik Malaysia Melonjak, Diperkirakan Tembus USD 197 Miliar
Ekspor Elektronik Malaysia Melonjak, Diperkirakan Tembus USD 197 Miliar
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 10 Juni 2026 | Ekspor elektrikal dan elektronik Malaysia yang mencakup komponen semikonduktor diperkirakan melampaui 800 miliar ringgit (sekitar USD 197 miliar) tahun ini. Angka ini meningkat dari 711 miliar ringgit pada tahun 2022 dan 601 miliar ringgit pada tahun 2021. Meskipun industri manufaktur semikonduktor menghadapi tekanan kenaikan biaya operasional akibat perang di Iran, sektor ini tetap berkinerja baik.

Malaysia berlokasi strategis karena mampu melayani pasar Amerika Serikat (AS) sekaligus China. Negara Asia Tenggara ini juga berencana untuk menarik investasi semikonduktor dari Jepang untuk menutup beberapa celah kosong dalam rantai pasok dalam negeri.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat ini tengah berada di Jepang dalam rangka kunjungan kerja selama tiga hari. Hal ini menunjukkan kemauan Malaysia untuk meningkatkan kerja sama dengan negara lain dalam meningkatkan industri semikonduktor.

Ekspor elektrikal dan elektronik Malaysia mencakup komponen semikonduktor yang menyumbang sekitar 65 persen dari total keseluruhan ekspor. Angka ini menunjukkan pentingnya industri semikonduktor bagi perekonomian Malaysia.

Wong menegaskan bahwa sektor ini akan terus berkinerja baik meskipun menghadapi tekanan kenaikan biaya operasional. Hal ini menunjukkan kemampuan industri semikonduktor Malaysia untuk menavigasi ketegangan geopolitik dan tekanan tarif perdagangan.

Ekspor elektrikal dan elektronik Malaysia diperkirakan melampaui 800 miliar ringgit tahun ini. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya dan menunjukkan potensi besar industri semikonduktor Malaysia.

Malaysia memiliki peluang langka untuk meningkatkan kerja sama dengan negara lain dalam meningkatkan industri semikonduktor. Hal ini menunjukkan kemauan Malaysia untuk meningkatkan perekonomian dan meningkatkan posisi dalam rantai pasok global.