bisnis.laksamana.id – 12 Juni 2026 | Persaingan di pasar tablet Android semakin menarik seiring kehadiran chipset generasi terbaru yang menawarkan peningkatan performa signifikan untuk produktivitas, gaming, hingga pekerjaan kreatif. Perangkat premium dengan skor performa menembus jutaan poin telah menjadi incaran banyak pengguna. Berdasarkan data benchmark AnTuTu edisi Mei 2026, Vivo Pad 6 Pro menjadi puncak daftar 10 tablet Android terkencang. Dengan dukungan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan konfigurasi memori 16/512GB, Vivo Pad 6 Pro berhasil mencatatkan skor tertinggi sebesar 4.132.697 poin.
Di posisi kedua ada iQOO Pad 6 Pro, yang juga mengandalkan ketangguhan Snapdragon 8 Elite Gen 5 serta RAM 16/512GB dengan perolehan skor mencapai 4.081.031 poin. Lenovo Legion Tablet Y700 Gen 5 juga masuk dalam daftar 10 besar dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan kapasitas memori masif 24/1TB, meraih skor 4.073.338 poin.
Oppo Pad 5 Pro mengisi posisi keempat dengan perangkat premium dari Oppo ini menggunakan dapur pacu Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan memori 16/512GB dengan raihan skor sebesar 4.021.900 poin. OnePlus Tablet 3 Pro juga masuk dalam daftar 10 besar dengan performa super kencang berkat paduan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan varian 16/512GB yang mencetak skor benchmark 4.019.015 poin.
Honor MagicPad 3 Pro 13.3 hadir dengan layar besar, ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 serta kapasitas memori 16/512GB yang mengumpulkan skor 3.717.674 poin. Redmi K Pad 2 juga masuk dalam daftar 10 besar dengan chipset MediaTek Dimensity 9500 dan kombinasi memori 16/512GB, tablet ini sukses mengantongi skor 3.716.562 poin.
H3C MegaBook tampil beda dengan menyematkan prosesor Intel Core Ultra 5 228V serta konfigurasi memori 32/128GB yang menghasilkan skor sebesar 3.390.074 poin. Oppo Pad 4 Pro masih sangat perkasa menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite dan memori 16/512GB dengan perolehan skor 3.341.039 poin. OnePlus Tablet 2 Pro menutup daftar sepuluh besar dengan performa dari chipset Snapdragon 8 Elite berpadu memori 16/512GB yang mencatatkan skor 3.299.505 poin.
Dominasi perangkat kelas premium dalam daftar ini menunjukkan bahwa optimalisasi chipset paling mutakhir, RAM berkapasitas besar, teknologi penyimpanan generasi terbaru, serta sistem pendingin yang mumpuni sangat berpengaruh dalam menghasilkan skor benchmark yang tinggi. Ketatnya persaingan antara produsen chip seperti Qualcomm dan MediaTek pada akhirnya memberikan keuntungan bagi konsumen yang membutuhkan perangkat multifungsi dengan kemampuan pemrosesan tinggi untuk menangani berbagai beban kerja modern maupun sebagai pengganti laptop.








