bisnis.laksamana.id – 19 Mei 2026 | Xiaomi, salah satu pemain besar di industri smartphone, telah membatalkan proyek pengembangan smartphone ultra-tipis yang mereka rencanakan untuk bersaing dengan lini iPhone Air milik Apple. Langkah pembatalan ini diambil secara resmi oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing, dalam sebuah sesi livestream. Menurut informasi yang disampaikan oleh Lu Weibing, Xiaomi telah menuntaskan seluruh tahapan perencanaan hingga riset awal sebelum akhirnya menyetop proyek di menit-menit terakhir.
Faktor utama di balik keputusan tersebut adalah adanya kompromi yang terlalu besar terhadap pengalaman penggunaan sehari-hari. Xiaomi menilai bahwa desain bodi yang terlampau tipis akan memaksa perusahaan mengorbankan kapasitas baterai, sistem pendingin, dan performa gawai secara keseluruhan. Hal ini berarti bahwa Xiaomi tidak dapat memenuhi ekspektasi pengguna untuk memiliki smartphone yang kuat dan memiliki baterai yang tahan lama.
Keputusan pembatalan proyek ini menandai sebuah kegagalan strategis bagi Xiaomi dalam upaya mereka untuk bersaing dengan lini iPhone Air. Meskipun perangkat tersebut dikabarkan sudah mendekati tahapan produksi massal, Xiaomi tetap memilih untuk menyetop proyek dan fokus pada pengembangan produk lainnya.
Keputusan ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi tidak siap untuk mengambil risiko dalam pengembangan produk baru. Mereka lebih memilih untuk fokus pada pengembangan produk yang sudah ada dan memiliki potensi untuk sukses.
Keputusan pembatalan proyek ini juga menimbulkan pertanyaan tentang apakah Xiaomi akan terus bersaing dengan lini iPhone Air di masa depan. Jika tidak, maka Xiaomi harus mencari strategi baru untuk bersaing dengan perangkat lainnya.
Keputusan pembatalan proyek ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi harus lebih fokus pada pengembangan produk yang memiliki potensi untuk sukses.
Selain itu, keputusan pembatalan proyek ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi harus lebih transparan dalam mengumumkan keputusan mereka. Mereka harus memberitahu publik tentang keputusan mereka dan alasan di baliknya.
Selamat pagi, saya berharap Anda telah menikmati artikel ini. Terima kasih telah membaca!








