bisnis.laksamana.id – 03 Juni 2026 | Nvidia, perusahaan teknologi terkemuka, telah bekerja sama dengan Unitree, sebuah perusahaan robotika asal China, untuk memperkenalkan robot humanoid terbaru bernama H2 Plus. Produk ini dikembangkan di atas platform Nvidia Isaac Groot, yang mengintegrasikan hardware, komputasi kecerdasan buatan (AI), simulasi, dan implementasi.
Platform Isaac Groot diproyeksikan menjadi cetak biru atau blueprint bagi perakitan robot humanoid di masa depan. Kehadiran H2 Plus ditujukan guna membantu pengembang serta peneliti dalam menyelesaikan pekerjaan industri sekaligus mempercepat riset AI fisik.
CEO Nvidia, Jensen Huang, menjelaskan bahwa robot humanoid memiliki potensi besar menjadi salah satu penggerak ekonomi global masa depan. Teknologi ini dinilai mampu membawa kecerdasan buatan langsung ke dalam dunia fisik.
Nvidia Isaac Groot adalah platform yang berbasis pada AI dan dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis robot, dari robot humanoid hingga robot industri. Dengan adanya platform ini, pengembang dan peneliti dapat fokus pada pengembangan teknologi AI tanpa harus memikirkan tentang infrastruktur dan teknologi dasar.
H2 Plus adalah contoh dari pengembangan yang dapat dilakukan dengan menggunakan Nvidia Isaac Groot. Robot humanoid ini dapat melakukan berbagai tugas, mulai dari berjalan, berlari, hingga melakukan tugas-tugas yang lebih kompleks. Dengan demikian, H2 Plus dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti industri, medis, dan lain-lain.
Nvidia dan Unitree telah menunjukkan contoh inovasi baru di dunia teknologi dengan mengembangkan H2 Plus. Dengan adanya platform Nvidia Isaac Groot, pengembang dan peneliti dapat fokus pada pengembangan teknologi AI tanpa harus memikirkan tentang infrastruktur dan teknologi dasar.









