Scroll to read post

Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Nganjuk, Seorang Warga Terluka Bakar

Raaqiyah Suginah
Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Nganjuk, Seorang Warga Terluka Bakar
Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Nganjuk, Seorang Warga Terluka Bakar
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Pada hari Minggu, 17 Mei 2026, sebuah rumah di Dusun Bakalan, Desa Rowomarto, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk mengalami kerusakan parah akibat diduga ledakan petasan. Peristiwa ini mengakibatkan pemilik rumah, M. Sukar (37 tahun), mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Kertosono.

Kepala Dusun Bakalan, Suyanto, mengungkapkan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB saat ia sedang beristirahat di rumah. “Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras,” ungkap Suyanto kepada wartawan. Menurut informasi yang diperoleh, Sukar diduga sedang meracik petasan di dalam rumah saat ledakan terjadi. Suyanto menambahkan bahwa pemilik rumah memang sering membuat petasan untuk merayakan Idul Fitri dan Idul Adha.

“Tadi itu diduga saat sedang meracik di dalam rumah, tiba-tiba meledak,” jelasnya. Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadhi, menegaskan bahwa dari pemeriksaan sementara, sebelum ledakan terjadi, Sukar memang sedang meracik petasan sendiri.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah peralatan dan bahan yang digunakan untuk membuat petasan. Di lokasi, ditemukan sekitar 1,5 kilogram bubuk bahan mercon, satu mercon ukuran besar, 118 mercon ukuran sedang, 304 mercon ukuran kecil, satu renteng petasan berisi 45 buah, enam mercon botol plastik, dan satu timbangan digital. Penemuan ini menunjukkan bahwa Sukar memang memiliki banyak bahan untuk membuat petasan di rumahnya.

Peristiwa ini menyoroti bahaya yang ditimbulkan oleh pembuatan petasan secara ilegal. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, terutama saat meracik bahan-bahan yang berpotensi meledak. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan yang sering kali identik dengan penggunaan petasan.

Para pihak berwenang diharapkan dapat melakukan sosialisasi mengenai bahaya penggunaan dan pembuatan petasan, serta menegakkan hukum yang berlaku untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari. Keluarga Sukar pun diharapkan mendapatkan dukungan dan perhatian dari masyarakat sekitar dalam masa pemulihan ini.